HeadlineHukum&KriminalOgan Komering IlirPalembangPolda SumselSUMSEL

Kapolda Sumsel Turun Langsung Pimpin Patroli Karhutla di Kab OKI

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA –  Dengan penuh tanggung jawab dan keseriusan dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lah (Karhutlah) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wubowo turun langsung  patroli karhutlah di wilayah Kecamatan Pampangan dan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI Sumsel, Sabtu (14/10). “Benar bapak Kapolda Sumsel kita terus melakukan upaya pengentasan masalah karhutla secara langsung, bahkan melakukan patroli karhutlah,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Minggu (15/10).

Untuk kali ini Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melakukan patroli karhutla di dua Kecamatan di Kabupaten OKI, Provinsi Sumsel. Di sana Kapolda Sumsel, melakukan tatap muka langsung bersama personel BKO karhutla (TNI-Polri).

Pertemuan ini di terjadi di Polsek Pampangan dan melakukan tatap muka bersama personil BKO Karhutla (TNI-Polri). Kemudian ke Kantor Camat Pangkalan Lampam. Dan juga melakukan tatap muka bersama Personel BKO Karhutla (TNI-Polri).

Tidak hanya Personel BKO Karhutla (TNI-Polri), tapi juga ada Kades se-Kecamatan Pangkalan Lampam, Toga, Tomas dan Todat Kecamatan pangkalan lampam, melakukan koordinasi antara Kecamatan Pampangan. Dengan Kecamatan Pangkalan untuk sama-sama melakukan pemadaman titik api. Kemudian Kepala Desa (Kades) untuk mengarahkan masyarakatnya agar tidak melakukan sonor atau membuka lahan dengan membakar.

Selanjutnya, kata Kombes Pol Supriadi, mengarahkan Kades agar membantu pers BKO baik secara moril maupun materil. Dalam upaya mengatasi permasalahan karhutla.  “Setelah selesai giat tatap muka bersama, bapak Kapolda Sumsel kita memberikan perlengkapan dan safety pemadam kebakaran berupa kepyok, jet shooter, kaca mata, sepatu bot, masker,snack malkist,” ujarnya.

Kemudian Kapolda Sumsel juga memberikan sembako bagi personil BKO berupa,  pemberian Kopi Torabika, MTP (makanan tambahan Polri), obat-obatan/vitamin. Hingga bahkan uang saku sebesar Rp 300.000 setiap personel BKO Karhutlah. “Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Hingga beberapa masukan diterima para personel kita,” jelasnya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *