HeadlineLahatPolda Sumsel

Kapolda Kunker ke PT SER Lahat, Pantau Perkembangan Covid 19

LAHAT, MEDIASRIWIJAYA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke PT Supreme Energi Rantau Dedap Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Jumat (30/7).

Dalam kunker Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, didampingi Karumkit Bhayangkara Polda Sumsel, AKBP Wahono SIK, Wadir Pam Obvit Polda Sumsel, hadir juga Kapolres Lahat AKBP Achmad GUSTI Hartono SIK, Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK, Dandim 0405/Lahat Letkol Kav Shawaf Al Amien SE MSi, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST, Kajari Lahat Fitrah SH MH, Ketua PN Lahat Jimmy Maruli, Kadis Kesehatan Taufik Maryansah Putra. Ka BPBD Ali Afandi, Kasat Pol PP Fauzan Choiri Denim AP dan Camat Kota Agung, Danramil Kota Agung.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menaati protokol kesehatan (prokes) di tengah kondisi Covid-19 sekarang ini.”Saat ini ada anggota TNI-Polri kita banyak yang kena covid-19. Untuk anggota kita ada 250 orang saat ini diisoma, mereka mengikuti protokol kesehatan yang harus ditaati bersama,” ujar Kapolda Sumsel.

Dirinya menjelaskan, bahwa jika satu orang kena maka yang kontak akan ditracking. Jadi patuhi protokol kesehatan pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun. “Setiap zona merah, saya hadir dengan memberi semangat pada anggota saya, setiap hari juga saya zoom pada anggota saya yang sakit untuk memberi mereka semangat agar lekas sembuh,” ungkapnya.

Untuk tempat ibadah tidak ditutup silahkan beribadah namun ikuti protokol kesahatan. “Ini bukan aib ketika teman sakit kita kasih tahu untuk isoman. Idealnya warga negara kita yang sudah divaksin 70 persen namun saat ini baru 24 persen yang sudah divaksin,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Lahat, Cik Ujang mengatakan dalam penanganan Covid-19 ini kita harus bekerjasama. Jika ada karyawan perusahaan terpapar covid 19 akan diisolasi mandiri di Lahat untuk dikarantina. “Saya mendapat laporan habis lebaran haji ada karyawan PT Supreme dikarantina di Kabupaten Lahat, kemudian dilakukan pengecekan ada 15 lokasi karantina karyawan PT Supreme di Lahat,” tambahnya.

Kemudian dilakukan pengecekan di lapangan ditemukan ada karyawan yang tidak mengikuti protokol kesehatan. Untuk di Perumahan Green Garden ada 5 orang yang isolasi mandiri namun hanya ada 3 orang dan 2 orang lagi sedang pergi keluar tidak mengikuti aturan untuk isolasi mandiri. “Kita telah menyiapkan lokasi isolasi mandiri untuk karyawan PT Supreme. Jika covid-19 tinggi di Lahat maka kami Bupati akan disalahkan oleh pimpinan atas,” jelasnya.

Saat ini untuk Kecamatan Kota Agung pihaknya membuat pos penyekatan jika ada karyawan perusahaan ingin keluar masuk bisa koordinasi ke pihaknya dan akan menyiapkan lokasi isolasi untuk karyawan. (Ly).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *