Jembatan Pulau Mas Tebing Tinggi Terancam tak Berfungsi
foto : Sekda Empat Lawang, Indera Supawi didampingi Kasat Lantas Empat Lawang dan beberapa staf Dishub Empat Lawang, saat meninjau lokasi amblesnya Abutment jembatan Pulau Mas Tebing Tinggi, Kamis (30/9).
- Abutment Jembatan Pulau Mas Ambles Tergerus Air
EMPAT LAWANG, MEDIA SRIWIJAYA – Jembatan Pulau Mas Tebing Tinggi, terancam tidak bisa dilalui lagi. Pasalnya, tanah di sekitar abutment (pangkal jembatan) di salah satu sisi bagian bawah jembatan itu ambles, akibat tergerus derasnya aliran Sungai Musi.
Saat ini, kondisi amblesnya tanah di sekitar abutment jembatan itu sudah cukup parah. Hanya saja belum sampai ke permukaan jalan, namun bila tidak segera ditanggulangi, kemungkinan besar amblesnya tanah di sekitar abutment jembatan itu tidak menutup kemungkinan sampai ke permukaan jalan, yang membuat jembatan itu tidak bisa dipergunakan lagi.
Kini, titik lokasi amblesnya tanah di sekitar abutment jembatan tersebut, sudah dipasang tanda dan tali pengaman agar tidak dilalui kendaraan berat. Karena dikhawatirkan, adanya kendaraan yang berlalu lalang di atas abutment tersebut, dapat menambah parah amblesnya abument jembatan yang menjadi akses satu-satunya ke kawasan Pasar Pulau Mas Tebing Tinggi.
Menurut salah seoarang warga, amblesnya abutment bagian bawah jembatan itu, terjadi saat terjadinya luapan sungai Musi, beberapa hari yang lalu. Tidak adanya bronjong atau tembok penahan di bagian hulu dan bawah jembatan, diduga menjadi penyebab amblesnya abutment jembatan itu.
“Itu kejadiannya saat luapan Sungai Musi kemarin, saat ada banjir bandang di Talang Padang. Harus segera ada pembangunan bronjong atau tembok penahan, agar amblesnya tidak makin parah,” kata Jauhari kepada wartawan, Kamis (30/9).
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang yang sekaligus Kepala Dinas Perhubungan Empat Lawang, Indera Supawi langsung meninjau ke lokasi. “Hari ini juga kami akan mengadakan rapat mendadak, bersama Dinas PUPR, Disperindag, Dinas Pasar dan instansi terkait lainnya, untuk membahas permasalahan ini,” ungkap Indera Supawi.
Menurutnya, untuk rencana jangka pendek ini, jembatan Pulau Mas kemungkinan akan ditutup sementara untuk kendaraan roda empat. “Kita khawatir jika dilalui kendaraan roda empat, jalan aspalnya akan bless dan membahayakan warga yang melintas. Tapi hari ini, akan kita rapatkan dulu,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Empat Lawang, Eko Purwanto mengatakan, saat ini langkah yang awal yang pihaknya lakukan, memasang tanda peringatan di sekitar lokasi agar tidak dilalui kendaraan.”Karena sangat berisiko bagi kendaraan bila melintas di sini,” ungkap Eko saat dibincangi di lokasi.
Langkah selanjutnya sambung Eko, pihaknya belum dapat berkomentar banyak. Sebab, akan dirapatkan terlebih dahulu dengan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. “Nanti saja akan kita sampaikan, sebab akan kita laporkan dulu ke bupati dan akan dirapatkan dulu, untuk tindak lanjutnya,” terang Eko. (rodi)





