Hasil Visum, Satu Keluarga di Lumpatan Muba Murni Korban Pembunuhan
PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA – Dipastikan satu keluarga yang terdiri dari nenek, bapak dan dua anak asal Desa Lumpatan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel, murni korban pembunuhan, sebelum dihabisi ke empat korban terlebih dahulu disekap tanpa perlawanan oleh pelaku, hal ini diketahui usai dilakukan Visum et Repertum oleh tim Forensik RS Mohammad Hasan Palembang. Ke empat korban Heri (40), ibu Heri bernama Masturo (70) dan dua anak Heri yaitu, MA (13) dan AU (5), Dimana tubuh korban Heri dan Masturo ditemukan di dalam rumah, sedangkan tubuh AU (5) ditemukan di dalam lubang, dan tubuh korban MA ditemukan di luar rumah sekitar hutan. “Yang kita periksa itu dua jenazah dewasa dan dua jenazah anak- anak untuk jenis kelamin dua perempuan dan dua laki laki, dari hasil pemeriksaan kita diduga kuat satu keluarga karena warga mengenal mereka,” ungkap dr Indra Sakti Nasution, Ketua Tim Dokter Forensik, Sabtu (23/12).
Dikatakan dr Indra, dari hasil pemeriksaan visum et repertum, ke empat korban tewas karena benda tumpul di bagian belakang kepala, bahkan para korban sebelum dihabisi terlebih dahulu disekap dan diikat oleh pelaku. “Dari hasil pemeriksaan, kita jumpai semuanya akibat kekerasan benda tumpul di kepala, itu yang menyebabkan mereka mati,” ujarnya.
Untuk luka lain di tubuh korban, diterangkan dr Indra bukan karena penganiayaan akan tetapi karena proses pembusukan dan sudah dimakan hewan terutama pada tubuh korban anak- anak. “Luka lain itu karena proses pembusukan terutama pada anak- anaknya, pada marselo itu proses pembusukan dicabik cabik binatang. Terkait hasil pemeriksaan dalam pada lambung para
korban kosong diduga ke empat korban diduga disekap lantaran tidak makan atau minum. Dari hasil pemeriksaan dalam pada lambung semuanya.rata- rata kosong, kalau lambung kosong itu menyatakan mereka tidak ada makan atau minum selama beberapa jam selama beberapa hari. Karena untuk pengosongan lambung itu biasanya terjadi 5 atau 6 jam, ini kita lihat lambungnya kosong sama sekali tidak makan dan tidak minum sesuatu pun, kemungkinan besar mereka ini sebelumnya disekap terlebih dahulu,” jelansya.
Usai pemeriksaan visum, ke empat jenazah nenek, bapak dan dua anak warga Desa Lumpatan Sekayu ini oleh petugas Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan di Betung Kabupaten Banyuasin Sumsel. “Yang meninggal itu ibu saya, Hery, dan dua anak Hery, saya dapat info dari pihak Kecamatan melalui handpone ada korban atas nama Mastura, kita waktu itu belum ada baru pas kita datang baru tahu kalau ada empat, rencana ke empat ini akan dikubur di Betung Banyuasin,” ujar Rusdi, kakak korban Heri.
Beliau juga berharap agar pihak kepolisian khususnya Polda Sumsel untuk dapat mengungkap motif dan pelaku pembunuhan yang telah menghabisi empat nyawa keluarganya. “Saya minta kepada pihak kepolisian secepat mungkin mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan ini,” harapnya. (Ly)




