EkonomiHeadlineNasionalNUSANTARAPalembang

Hari Ini, 47 Tahun Usia, Raih Kesejahteraan Bersama Koperasi Kredit Karya Jasa  

PALEMBANG, MEDISRIWIJAYA  – Koperasi saat ini berkembang menjadi roda penggerak perekonomian warga di segala bidang, termasuk di Sumatera Selatan. Terbukti, saat Indonesia mengalami krisis Tahun 1998 dimana pelaku usaha banyak yang ambruk, namun usaha yang digeluti para aktivis dan penggerak koperasi semakin eksis dan bertahan (survive). Saat itulah, koperasi mulai diperhitungkan dan tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai salah satu soko guru perekonomian bangsa. Seperti salah satu koperasi di Palembang yang tadinya kecil dan tak begitu diperhitungkan, dengan jumlah anggota yang minim, dan terbatasnya dukungan lingkungan. Merupakan tantangan yang besar dan berat. Jangankan untuk maju, untuk bertahan saja sudah sangat sulit. Namun dengan kegigihan pengurus dan dukungan anggota yang memegang prinsip “gotong royong” dan “kerakyatan” masa-masa sulit ini bisa dilalui dan berhasil menyakinkan orang-orang di sekitarnya, bahwa mereka bisa eksis. Koperasi itu adalah Koperasi Kredit (Kopdit) Karya Jasa yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Palembang, yang kini usianya 47 tahun, tepatnya 16 September 1974.

Koperasi yang tampil dan mampu bertahan, mereka (pengurus) yang mampu mengelola Koperasi secara professional dengan prinsip transparansi dan kebersamaan. Meskipun sempat mengalami masa sulit  mampu berkembang, bahkan keanggotaan koperasi ini sudah terbuka untuk umum sejak 2010 lalu. Dengan berbagai produknya, Koperasi Kredit Karya Jasa  terus berupaya menyejahterakan anggotanya dengan produk yang disediakan untuk membantu kesejahteraan para anggotanya mulai dari pinjaman khusus emas, pinjaman membeli Laptop atau Komputer, pinjaman pembelian handphone, pinjaman wisata, pinjaman kebutuhan rumah tangga, pinjaman khusus usaha yang telah berjalan, hingga pinjaman sewa rumah, beli rumah dan berbagai program lainnya. Manager Koperasi Karya Jasa, Cyrillus Wintoko, MM mengatakan, sebelum menjadi salah satu koperasi terbesar di Sumsel dengan anggota saat ini 4.500 asset 86 Milyard dan membuktikan  koperasi ini telah melewati perjalanan dan perjuangan panjang. Kopdit Karya Jasa saat dapat meminjamkan dana Rp 200 juta kepada satu orang anggotanya.

Wintoko menceritakan, koperasi ini awalnya dibentuk oleh karyawan golongan bawah di Rumah Sakit RK Charitas.dientuk oleh Vincentius Soetarno, bersama-sama dengan karyawan RS. RK Charitas yang umumnya adalah karyawan dari golongan I seperti tukang rumput, tukang cuci, dan pekerja bagian dapur bersama membangun koperasi Karya Jasa.”Sebagai organisasi simpan pinjam tentu memerlukan modal besar yang akan digunakan untuk keperluan anggotanya, maka setiap anggota diajak menyimpan dengan membayar simpanan pokok dibayar hanya satu kali sebesar Rp 100.000,-, simpanan wajib dibayar tiap bulan oleh anggota sebesar Rp 25.000.-, uang Pangkal dibayar hanya satu kali sebagai anggota sebesar Rp 25.000,-, Simpanan Swakarsa Rp.20.000,   dan Adm Rp.30.000,” ujar Wintoko Maka jika ada masyarakat Palembang yang ingin bergabung ayo Raih Kesejahteraan Bersama Koperasi Kredit Karya Jasa  Melalui Pendidikan, Solidaritas, Swadaya, Inovasi, Persatuan dalam Keberagaman, dengan hubungi no WA 0812-7112-704 atau 081218761712

Dengan dorongan para pengurus agar Koperasi Karya Jasa untuk dapat lebih maju maka mulai dilakukan pendekatan-pendekatan dengan cara mengaktifkan anggota lama, memperkenalkan pada karyawan yang belum anggota/sosialisasi, pembaruan pengurus, mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Karena gebrakan-gebrakan ini, Koperasi Karya Jasa terus mengalami kemajuan dan menjadi koperasi berbadan hukum pada 11 Oktober 1999. “Dengan demikian keberadaan Koperasi Kredit Karya Jasa telah diakui oleh pemerintahan dan semakin kokoh dalam menjalankan usahanya,” ujar Yoyok Dwibiyanto SE ketua kopdit Karya Jasa Palembang. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *