Dosen FKIP Unsri Perkuat Kompetensi Guru melalui TPACK dan Literasi Multimodal
Foto 1. Tim PKM FKIP Universitas Sriwijaya bersama kepala sekolah dan guru SD Negeri di Indralaya Utara foto Bersama pada pembukaan kegiatan penguatan implementasi TPACK dan literasi multimodal.
OGAN ILIR – Tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri 01 Indralaya Utara. Kegiatan bertajuk “Penguatan Implementasi TPACK dalam Pembelajaran Literasi Multimodal untuk Meningkatkan Praktik Pembelajaran Guru” ini diketuai oleh Hesti Wahyuni Anggraini, M.Pd. dan melibatkan 7 dosen serta 6 mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari bulan Agustus 2026 – September 2026 sebanyak 5 kali pertemuan (40 jam pelajaran) dan diikuti oleh 25 guru tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Indralaya Utara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri 01 Indralaya Utara.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan materi pembelajaran melalui kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Kegiatan ini sekaligus mendukung kesiapan sekolah menghadapi pemberlakuan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada tahun ajaran 2027/2028.
Pelaksanaan kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan, praktik penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Para guru memperoleh materi mengenai literasi multimodal dan pemanfaatan teknologi digital secara sederhana, pedagogis, dan etis. Literasi multimodal menggabungkan berbagai bentuk penyampaian informasi, seperti teks, gambar, audio, video, dan media interaktif, agar pembelajaran lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Dalam sesi praktik, guru diperkenalkan dengan sejumlah aplikasi pendukung pembelajaran, seperti ChatGPT, Diffit, dan Canva. ChatGPT digunakan untuk membantu menggali ide pembelajaran, Diffit untuk menyesuaikan materi dengan tingkat kemampuan siswa, dan Canva untuk mengembangkan media visual serta video pembelajaran.


Foto 2 dan 3. Tim PKM memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan media pembelajaran Bahasa Inggris berbasis literasi multimodal
Melalui pendampingan tim dosen dan mahasiswa, para guru berlatih mengembangkan materi, media, aktivitas, serta penilaian pembelajaran Bahasa Inggris berbasis literasi multimodal. Penerapan media yang kontekstual dan interaktif juga mendorong siswa untuk lebih aktif, tertarik, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris.


Teks foto: Guru mempraktikkan pengembangan media dan lembar kerja interaktif dengan pendampingan dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Sriwijaya.
Ketua tim PKM, Hesti Wahyuni Anggraini, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menekankan penguasaan aplikasi, tetapi juga kemampuan guru memilih teknologi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa. “Kami berharap guru mampu memanfaatkan teknologi secara tepat untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, inklusif, dan menyenangkan bagi siswa,” ujarnya pada acara kegiatan penutupan PKM pada hari Jum’at tanggal 11 September 2026 di SD Negeri 01 Indralaya Utara.


Foto. Penyerahan Karya Inovasi sekaligus penutupan kegiatan
Kegiatan ini menghasilkan perangkat pendukung, salah satu di antaranya adalah media digital dan lembar kerja interaktif. Program tersebut diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh sekolah serta disebarluaskan sebagai praktik baik kepada sekolah dasar lainnya di Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. (*)




