Polda Sumsel

Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap 7 LP dengan 13 Tersangka di Minggu Pertama Agustus

PALMBANG,  MEDIASRIWIJAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) selama minggu pertama bulan Agustus 2021, berhasil mengungkap 7 Laporan Polisi dengan 13 orang tersangka. Ke 13 tersangka yang diringkus di kawasan Kota Palembang, Desa Srigunung Muba, Jalan Jambi Betung, Prabumulih dan Desa Sangga Desa Muba. Terdiri dari. Tersangka Helmi, tersangka M Ridho Romansyah, tersangka Abdul Rahman, tersangka M Yamani, tersangka Mey Riansyah, tersangka M Taufik Akbar alias Daud, tersangka Heriyanto, tersangka Syaiful, tersangka Mulyadi, tersangka Indrayadi, tersangka Arafik, dan tersangka Erwinsyah,

Dari tangan 13 orang tersangka ini petugas berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu dengan berat bruto 1.630,19 gram dan pil ekstaci sebanyak 458 butir.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, mengapresiasi atas kinerja Ditresnarkoba Polda Sumsel  di tengah  pandemi Covid – 19 terus memberantas narkoba. “Kita mengapresiasi rekan- rekan kita dari Dirresnarkoba, kita tidak berhenti memberantas narkoba di tengah pandemi covid 19,  kasus narkoba yang ditangani sebanyak 7 LP dengan tersangka 13 orang, BB sabu 1.630 gram ekstasi 458 butir,” ungkap Kombes Pol Supriadi.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sumsel jika ke tiga belas tersangka narkoba ini, dijerat dengan berlapis. yaitu Primer Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 20 tahun dan paling lama seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Hal senada juga disampaikan Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, selama awal Agustus 2021, pihannya terus bekerja memberantas narkoba, mengingat suasana pandemi covid – 19 juga dimanfaatkan para pelaku narkoba dalam peredaran narkoba, keberhasilan ini berkat kerjasama dengan semua pihak terutama masyarakat. “Keberhasilan ini kerjasama semua pihak terutama masyarakat, ini sesuai komitmen Kapolda Sumsel jihad melawan narkoba, yang kita tindak lanjuti, bulan Agustus lebih bagus dari bulan Juli lalu. Sindikat narkoba ini tidak berhenti tidak mengenal libur seperti virus covid, kita pun tidak akan berhenti kita akan berantas narkoba terus,” ujarnya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *