Ditresnarkoba Polda Musnahkan BB Sabu

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan, musnahkan barang bukti sitaan narkoba jenis sabu, hasil ungkap kasus bulan Juli 2021 bertempat di Aula Ruang Penyidik Narkoba Polda Sumsel, Rabu (28/7).

Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 541,93 gram setelah disisihkan untuk persidangan dan pemeriksaan lab, dari tangan lima tersangka yang semuanya selaku bandar narkoba, yaitu Tersangka Saiful Ramadhan (alm), Tersangka Jon Kenedi dan Sazili, Tersangka Rusli. Tersangka Dul Rahman dan Tersangka Alex Saputra.

Sebelum pemusnahan, petugas Labfor Cabang Polda Sumsel terlebih dahulu melakukan pengecekan kandungan zat pada sabu, yang ternyata mengandung amphetamin dan methavitamin. Selanjutnya disaksikan hanya oleh 4 orang tersangka saja, mengingat tersangka Saiful meninggal dunia di rumah sakit, narkoba jenis sabu dimusnahkan dengan cara diblender lalu dicampur larutan deterjen barulah larutan narkoba dibuang dalam saluran pembuangan.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumsel Kombes Pol Heri Latu, melalui Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sumsel Kompol Dwi Utomo SE MM mengatakan jika pemusnahan barang bukti sudah sesuai ketentuan dan perintah Pengadilan. “Sesuai dengan ketentuan kita harus memusnahkan barang bukti, memang ada sebagian kita sisihkan untuk persidangan dan pemeriksaan Lab, barang bukti yang kita musnahkan sebanyak 541,93 gram,” ungkap Kompol Dwi.

Dijelaskan Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sumsel Kompol Dwi Utomo SE MM bahwa dari 5 bandar narkoba yang diamankan, hanya ada 4 yang kini masih dalam proses hukum, mengingat tersangka Saiful Ramadhan meninggal dunia dalam perawatan medis di rumah sakit.”Tersangka ada lima orang semua bandar, tapi ada satu yang meninggal dunia karena dia sakit, untuk sakitnya apa itu kewenangan dari pihak Dokkes, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.” jelasnya.

Dikatakan Kompol Dwi, berkas perkara kelima tersangka dalam waktu dekat ini segera rampung dan akan dilimpahkan ke penuntut umum. “Rata- rata barang bukti yang didapatkan dari para tersangka lebih dari 0,5 gram jadi ancaman hukuman para tersangka di atas lima tahun penjara,”bebernya.

Dari hasil ungkap kasus ini, petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil menyelamatkan 3.252 jiwa, jika sabu yang disita sebanyak 541,93 gram di kali 6 orang maka total mencapai 3.252 jiwa.”Sabu yang kita musnahkan ini 541,93 gram mampu menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba sebanyak 3.252 jiwa,” ujarnya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *