EkonomiHeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju

PLAJU, MEDIASRIWIJAYA  – Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, mengapresiasi kinerja dan keandalan operasional Refinery Unit Plaju sekaligus menekankan pentingnya peran aktif pekerja, optimalisasi aset, serta transformasi tata kelola dalam mendukung penguatan bisnis hilir.

Hal tersebut disampaikan Sabar dalam kunjungan kerja melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT) bersama bersama Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Ardhy N. Mokombang dan Direktur Operasi Kilang Didik Bahagia pada Kamis (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Dewan Komisaris dan manajemen meninjau secara langsung aspek keandalan operasional, penerapan Health, Safety, Security & Environment (HSSE), asset integrity, serta implementasi transformasi di lingkungan Kilang Plaju.“Kunci keberhasilan integrasi hilir terletak pada peran aktif seluruh pekerja, terwujudnya sinergi dalam optimalisasi aset dan efisiensi, serta transformasi tata kelola, budaya, dan layanan pelanggan yang terdampak,” ujar Sabar.

Ardhy N. Mokombang, yang pernah menjabat sebagai General Manager Kilang Plaju, menegaskan pentingnya konsistensi dalam penerapan budaya HSSE. “Jangan pernah bertoleransi terhadap aspek HSSE. Konsistensi dalam penerapan reward dan punishment, serta manajemen asset integrity, menjadi kunci menjaga keandalan operasional kilang,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi pemanfaatan dashboard Refinery Monitoring Excellence (REMOTE) sebagai alat pemantauan operasional yang efektif. Peningkatan kebersihan dan kerapian di lingkungan kilang, baik di area luar maupun di dalam kompleks operasional, juga menjadi sorotan positif yang menurutnya patut dipertahankan.

Direktur Operasi Kilang Didik Bahagia turut menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi modernisasi yang dilakukan Kilang Plaju. “Kilang Plaju dikonfigurasi dengan Fluid Catalytic Cracking Unit (FCCU) yang meski dibangun sejak tahun 1904, teknologinya terus dimodernisasi oleh para pekerja Plaju dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peran Kilang Plaju sebagai pionir dalam melakukan uji coba pengolahan RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil) menjadi produk biofuel di Indonesia.

Pjs. Executive General Manager Kilang Plaju, Asrinur, dalam paparannya menyampaikan gambaran umum kondisi kilang saat ini. “Kilang Plaju saat ini beroperasi secara normal, aman, dan andal. Capaian ini turut ditandai dengan diraihnya PROPER Emas selama empat kali berturut-turut,” paparnya.

 

Management Walkthrough ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pengawasan strategis terhadap operasional Kilang Plaju sebagai salah satu Objek Vital Nasional.

Di hadapan dewan komisaris & direksi, manajemen dan pekerja Kilang Plaju optimistis mampu terus menjaga keandalan operasional kilang yang aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *