HeadlineSUMSEL

Danlanud SMH Pimpin Briefing Karhutla Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Komandan Lanud (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Hermawan Widhianto S.E., M.M. selaku Wadan Operasi Karhutla Provinsi Sumatera Selatan, pimpin langsung briefing operasi udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di ruang briefing kantor Base Ops Lanud Sri Mulyono Herlambang, Senin (2/8).

Acara Brifing Karhutla tersebut dihadiri  langsung oleh Kadisops Lanud SMH selaku Komamdan Satuan Tugas Udara (Dansatgasud) Karhutla,  jajaran BPBD Provinsi Sumsel, Air Nav Palembang, Angkasa Pura II Bandara Palembang, BMKG Palembang, dan seluruh operator pesawat yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja yang sudah dilaksanakan sebagai Satgasud ditunjuk oleh BPBD Prov Sumsel Lanud Sri Mulyono Herlambang terus merencanakan kegiatan ke depannya.

Selaku Wadanops Karhutla Provinsi Sumsel Danlanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, S.E, M.M, mengatakan jika berefingnya lakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan dan perkembangan Hot Spot. “Kita melakukan evaluasi yang kita laksanakan baik dari hasil yang sudah dikerjakan dan perkembangan hotspot di tiap tiap wilayah Kabupaten dalam satu minggu ini. Dan itu akan saya evaluasi dalam satu Minggu sebagai laporkan,” ungkap Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, S.E, M.M.

Masih dikatakan Danlanud Sri Mulyono Herlambang, dari keterbatasan Alutsista yang dilokasikan di Sumsel  ini, saya sudah mengajukan penambahan pesawat, untuk memperkuat pelaksanaan penanganan Karhutla, karena dihadapkan dengan kondisi hospot dalam seminggu ini sudah ditemukan sekitar 108 hotspot baru terlaksana water bombing sebayak 51 kali dalam pengoperasiaannya. “Untuk daerah hotspot semua merata, tetapi ada sekitar  enam daerah rutin mendominasi secara keseluruhan yaitu di Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Pali, Musi Banyussin, serta Muara Enim, ” terang Danlanud SMH.

Ditambahkan Kadisops Lanud SMH selaku Komandan Satgas Udara Karhutla Sumsel, Letkol Pom Eko Slamet Widodo, untuk penanganan karhutla khususnya di Sumsel, Lanud Sri Mulyono Herlambang selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kami selalu berkoordinasi antar rekan kita di Satgas Darat. Dimana mereka juga selalu memberikan informasi penting daerah yang rawan terbakar, kemudian dari informasi dikumpulkan secara terpadu ke Posko BPBD Sumsel, selanjutnya BPBD memploating pergerakan esok harinya agar daerah tersebut terus diawasi, hotspot mana perlu dilaksanakan untuk bombing, ” ujarnya. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *