BKOW Sumsel Gelar Kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, Santuni Anak Yatim dan Tausiyah oleh Ustadz Prof. DR. Dr. H. Yuwono, M.Biomed
Pada Kegiatan Pendampingan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dengan menyantuni puluhan anak yatim serta mendengarkan tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Prof. DR. Dr. H. Yuwono, M.Biomed.

Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang yang juga menjabat sebagai Staf Ahli TP PKK Sumsel, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat terkhusus kepada Dewan Pembina BKOW Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru. “Terima kasih kepada Ibu Febi yang telah banyak membantu dalam kegiatan BKOW Sumsel. Seperti kegiatan hari ini beliau juga memberikan secara pribadi santunan kepada anak-anak yang kita cintai ini,” ujarnya.

Lidyawati mengatakan Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dilaksanakan BKOW Sumsel dengan mengusung tema “Peran Keluarga dalam Membentuk dan Membangun Akhlak Mulia sebagai Pondasi Awal Generasi yang Berintegrasi’. “BKOW Sumsel merupakan organisasi yang menaungi berbagai organisasi wanita di Sumatera Selatan, dan berperan dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di wilayah Sumatera Selatan yang kita cintai ini. Sebagai Ketua BKOW Sumsel, ini kegiatan saya yang pertama setelah dikukuhkan dan alhamdulilah berjalan lancar,” katanya.

Menurutnya, Tahun baru Islam menjadi cahaya untuk menuntun ke jalan yang tepat. Lidya menyebutkan Bulan Muharram adalah salah satu dari 4 bulan yang memiliki keutamaan dalam Islam. Di bulan ini disunahkan berpuasa 10 Muharram yang tidak saja berpuasa tapi dianjurkan memperbanyak amal kebaikan salah satunya menyantuni anak yatim. Semoga kita senantiasa menjalankan sunah-sunah tersebut akan mendapatkan pahala dan tuntunan hidayah dari Allah swt. “Momen peringatan Tahun Baru Islam ini dijadikan sarana introspeksi diri agar menjadi lebih baik dari hari kemarin. BKOW Sumsel pada momen ini turut berbagi rezeki kepada anak yatim. Terima kasih kepada organisasi di bawah naungan BKOW Sumsel yang ikut serta menyukseskan kegiatan ini. Semoga mendapatkan nilai ibadah dari Allah swt. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada organisasi Kerukunan Perempuan Pensiunan Provinsi Sumatera Selatan yang telah bekerjasama dalam kegiatan ini. Semoga apa yang disedekahkan dalam kegiatan ini akan mendapat ganjaran pahala dari Allah Swt. Saya pun mohon dukungan dikarenakan saya sudah terima SK sebagai Ketua BKOW Sumsel, agar BKOW berjalan lancar dalam mendampingi kegiatan Ibu Febi sebagai ketua PKK dan juga ikut mendampingi kegiatan HDCU selama 5 tahun kepemimpinan.,” tambahnya.

Selain pemberian santunan kepada anak yatim, juga diisi dengan tausiyah oleh Prof Dr. dr Yuwono.

Prof Dr. dr Yuwono, M.Biomed, dalam tausiyah mengingatkan bulan Muharram adalah bulan yang mulia dan suci selain bulan lain seperti Ramadhan. Ramadhan disebut bulan barokah. Sedangkan Muharram adalah bulan di mana seluruh nabi dan rosul dapat pertolongan pada bulan Muharram ini. Bulan Ramadhan memerangi hawa nafsu maka disebut bulan Barokah. “Pada waktu bumi dan langit diciptakan maka ditetapkan Allah 4 bulan suci, yang maknanya bulan suci yaitu dilarang melakukan hal yang buruk. DI antaranya Zulkaidah, Zulhijah, Muharram dan Rajab. “Kegiatan menyantuni anak yatim ini adalah bagian dari memaknai bulan suci Muharram ini,” ujarnya.

Tema kegiatan “Peran Keluarga dalam Mewujudkan dan Membangun Akhlak Mulia sebagai Pondasi Keluarga Menciptakan Generasi Berkualitas” ini selain dihadiri Dewan Penasehat BKOW Sumsel yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Persit Kartika Candra Kirana, Desi Ujang Darwis, Bhayangkari, Adyaksa Dharma Karini, Dewan Penasehat, Perwakilan DIreksi Bank Sumselbabel, Kepala OPD, serta perwakilan dari organisasi di bawah naungan BKOW Sumsel. (adv)(diah)




