BI Sumsel Dukung Percepatan Digitalisasi Keuangan dan Ekonomi Daerah; High Level Meeting TP2DD dan Rakor SIP2DD Semester II Tahun 2023
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumsel Ricky P. Gozali mengatakan dalam mendukung percepatan digitalisasi keuangan dan ekonomi daerah BI terus berupaya memaksimalkan peran melalui tiga cara.“Pertama, melakukan digitalisasi sistem pembayaran, kedua, perluasan layanan Kartu Kredit Indonesia dan terakhir melakukan digitalisasi end to end yang tersambung dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN),” kata Ricky di sela kegiatan High Level Maeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Sumsel dan Pertemuan Koordinasi Pelaporan SIP2DD Semester II-2023 di Hotel Wyndham Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/11/2023).
Dalam kesempatan itu, Pj.Gubernur Sumatera Selatan Drs. H.A Fatoni, M.Si., memberikan apresiasi atas pertemuan dan rapat koordinasi hari ini sebagai komitmen untuk terus mendorong Implementasi Elektronofikasi Transaksi Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Selatan.

Agus Fatoni mengapresiasi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel yang telah menerapkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan tekad kuat untuk memajukan pelayanan publik.”Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berjuang keras untuk mencapai tahap digital dalam elektronifikasi transaksi. Keberhasilan pemerintah daerah mencerminkan tekad kuat untuk memajukan pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi administratif,” ucap Fatoni.
Pj.Gubernur Sumsel juga mengharapkan dengan komitmen ini bersama akan menekankan pentingnya efisiensi, optimalisasi penerimaan dan juga pengelolaan keuangan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dengan good governance.“Mari terus kita bersinergi dan berkolaborasi, update perkembangan regulasi agar kita bisa bersama-sama membawa Sumatera Selatan ke masa depan yang penuh potensi,” ujarnya
Berdasarkan Survei Indeks ETPD pada Semester I tahun 2023, jumlah Pemerintah Daerah (Pemda) yang telah masuk dalam kategori digital telah mencapai 399 Pemda atau 73,6%. Sedangkan dari laporan Kepala Perwakilan BI Sumsel masih terdapat 7 Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumsel yang berada di tahap Maju, sedangkan 11 Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya telah berada di tahap Digital. “Pentingnya sistem digitalisasi dalam membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan pemerintah daerah, menjadikan pelayanan lebih efisien, transparan dan responsif terhadap kebutuhan mereka,” tegasnya.

Fatoni berharap melalui kegiatan ini akan semakin mendorong percepatan tahap digital dalam elektronifikasi transaksi tata kelola keuangan yang merata di Sumsel. “Di era modern yang terus berkembang, penerapan sistem digitalisasi menjadi esensial bagi pemerintah daerah,” ucap Fatoni.
Kemudian, Fatoni juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi daerah dalam penerapan transaksi digital, diantaranya tingkat kesiapan infrastruktur, masalah akses internet yang lambat atau tidak stabil serta blindspot juga dapat menjadi hambatan serius. Selain itu, ketergantungan terhadap sistem manual lama juga menjadi kendala tersendiri. “Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah harus terus berkoordinasi untuk meningkatkan infrastruktur teknologi dan akses internet di daerah terpencil,” kata Fatoni.
Dalam rangka mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital baik pada lingkungan Pemerintah Daerah Prov.Sumsel dan Kabupaten/Kota se-Prov.Sumsel bersinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov.Sumsel dan Kementerian Dalam Negeri laksanakan High Level Meeting dan Rapat Koordinasi Implementasi Elektronikasi Transaksi Pemerintah Daerah.
Jumlah Pemda yang berpartisipasi evaluasi kinerja tahun 2023 meningkat dan mencapai 489 Pemda (90,2%). Prov.Sumatera Selatan menduduki peringkat 9 dari total 10 Provinsi di Wilayah Sumatera. Sedangkan hasil championship TP2DD 2023 wilayah Kabupaten OKU Selatan mencapai skor 40,73.

Sekretaris Daerah OKU Selatan, M.Rahmattullah,S. STP.,M.M., didampingi Kepala Bapenda dan Kepala BPKAD yang hadir pada pertemuan ini mengatakan Hasil championship TP2DD 2023 wilayah Kabupaten OKU Selatan mencapai skor 40,73, dan perhitungan Indeks ETDP Pemda OKU Selatan total skor 70,8% masuk ke dalam kategori Tahap Maju. “Berkaitan dengan hal tersebut, capaian Aspek Output (IETPD dan SPBE) masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.




