Audiensi Yayasan Intan Maharani Bersama Pemerintah Kecamatan Ilir Barat I Bahas Penguatan Program Penanggulangan HIV/AIDS
PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA– Yayasan Intan Maharani (YIM) menggelar audiensi bersama Pemerintah Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang pada Rabu (11/03). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kecamatan Ilir Barat I yang beralamat di Jl. Padang Selasa, Kelurahan Bukit Lama, Kota Palembang.
Audiensi ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Ilir Barat I Zaid Rahmadian, S.STP yang mewakili Camat Ilir Barat I, serta Ketua Yayasan Intan Maharani Drs. Syahri, M.Si. Turut hadir pula Tim CSS HR Palembang, Yayasan Kharisma, Yayasan Wahana Cita Indonesia, Yayasan Masyarakat Sehat Sriwijaya, Yayasan Warna Sriwijaya, serta perwakilan dari Adinkes Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Ilir Barat I Zaid Rahmadian, S.STP menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan audiensi ini sebagai wadah koordinasi antara organisasi masyarakat sipil dengan pemerintah kecamatan. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Ilir Barat I.
Sementara itu, Ketua Yayasan Intan Maharani Drs. Syahri, M.Si menjelaskan bahwa Yayasan Intan Maharani merupakan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang bergerak dalam program penjangkauan dan pendampingan bagi orang dengan HIV/AIDS serta kelompok berisiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS atau yang dikenal sebagai populasi kunci.
YIM berperan sebagai SSR dalam Program Penjangkauan terhadap kelompok populasi kunci seperti LSL, TG, PWID, dan PSP, serta melaksanakan program Community Strengthening System – Human Right (CSS–HR) dari Indonesia AIDS Coalition (IAC).
Ia menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang. Hal ini penting untuk mendorong serta mendukung kolaborasi lintas stakeholder sebagai komponen penting dalam mewujudkan implementasi Swakelola Tipe III bersama OMS HIV di Kota Palembang. “Melalui audiensi ini kami berharap adanya dukungan dari pihak kecamatan untuk mendorong implementasi Swakelola Tipe III, memberikan ruang bagi OMS di Kota Palembang untuk berperan aktif dalam Satgas ATM, serta merencanakan kolaborasi rencana kerja bersama dengan Kecamatan Ilir Barat I,” ujar Syahri.
Dalam sesi diskusi, pihak kelurahan juga menyampaikan tanggapan terkait kemungkinan dukungan melalui dana kelurahan untuk penanggulangan HIV/AIDS. Perwakilan kelurahan menyampaikan bahwa untuk bantuan transportasi kader masih menunggu arahan lebih lanjut, namun untuk kegiatan sosialisasi kemungkinan dapat dilakukan melalui dukungan dana kelurahan.
Selain itu, pihak kelurahan juga menyampaikan bahwa kegiatan monitoring masih belum dapat dilakukan secara maksimal karena data akurat terkait jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah tersebut belum tersedia secara lengkap. Namun demikian, terdapat peluang untuk menggandeng pihak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung kegiatan penanggulangan HIV/AIDS.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Ilir Barat I juga menyampaikan bahwa di wilayah tersebut terdapat banyak kader masyarakat seperti kader dasawisma, posyandu, dan lainnya yang dapat dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi terkait program ATM (AIDS, TBC, dan Malaria).
Sementara itu, Sari Palupi selaku Technical Officer Yayasan Intan Maharani menyampaikan bahwa selama ini isu HIV dan TBC sering kali belum menjadi prioritas utama di tingkat kecamatan maupun kelurahan, padahal HIV telah ada selama lebih dari 40 tahun dan TBC bahkan jauh lebih lama. “Kami berharap secara teknis program ini bisa masuk melalui kader PKK maupun layanan fasilitas kesehatan agar upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Camat Ilir Barat I Zaid Rahmadian menyampaikan bahwa setelah pertemuan ini pihak kecamatan akan menindaklanjuti dengan menyurati Dinas Kesehatan Kota Palembang agar dapat mengalokasikan anggaran guna mendukung kader dalam kegiatan pencegahan ATM di wilayah Kecamatan Ilir Barat I.
Kegiatan audiensi berlangsung dengan suasana diskusi yang aktif dan konstruktif antara pemerintah kecamatan, kelurahan, serta organisasi masyarakat sipil yang hadir. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak Kecamatan Ilir Barat I dan Yayasan Intan Maharani beserta para peserta audiensi.





