Aksi Asap Seniman dan Komunitas kota Palembang
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Karhutlahbun di Sumsel sudah semakin mengkhawatirkan, asap sudah mulai menebal di kota Palembang kualitas udara terindikasi mulai tidak sehat untuk dihirup oleh warga Palembang. Kualitas udara yang buruk sendiri tentu sangat berdampak bagi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan beberapa gangguan kesehatan lainya. Berangkat dari hal itu, Dewan Kesenian Palembang (DKP), Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), BnB Soundsystem, Guns Cafe, Dompet Duafa, JO Sriwijaya dan Bujang Gadis Kesehatan membuat gerakan bagi-bagi 2000 masker di daerah Kambang Iwak.
Kegiatan ini menampilkan pertunjukan seni dari 5 komite seni DKP dan beberapa kawan-kawan komunitas dan Budayawan pengiat seni diantaranya Ali Goik, Pantomim Mime Club Palembang, Tari Blok E, KPJ, Anto Nara Soma, Heri Mastari, Hardi dan Hasan.
PLT Ketua DKP Cek Hasan mengajak dan menghimbau supaya masyarakat kota Palembang memakai masker untuk memfilter dan menjaga diri. “Bisa menjadi masker memfilter menjaga diri kita, dengan kabut asap ini mencegah supaya aktivitas tidak terganggu oleh kabut asap. Bagaimana kita cepat merespon sesuatu hal yang tidak baik baik saja seperti kabut asap
Secara spontan kita merespon sebagai masyarakat,” tambahnya.
Hardi ‘Bubut’ Saputra Seniman sekaligus penggiat Komunitas kota Palembang menyebutkan bahwa kegiatan hari ini untuk semua yang sudah tersakiti oleh kabut asap. “Kegiatan hari ini kito aksi simpati, aksi peduli terhadap kabut asap terutama yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan, yang semakin membuat masyarakat semakin tersakiti karena banyak juga yang sudah menderita ISPA terutama anak anak, balita dan juga lansia,” sebutnya. (*)




