Air Terjun Temam, Salah Satu Bukti Linggau Bersolek

 

LUBUK LINGGAU, MEDIA SRIWIJAYA — Komitmen Walikota Lubuklinggau H Prana Sohe membuat kota Lubuklinggau menjadi Pusat Perhatian tak main-main. Berbagai uoaya dilakukannya dengan tujuan akhir menambah prmasukan pendapatan daerah. Salah satunya dengan memoles potensi wisata alam yang ada di kawasan kota sejuk di Sunsel ini di antaranya Air Terjun Temam.

Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki beberapa keindahan alam yang sangat menawan dan menjadi buruan para wisatawan, salah satunya ialah Keindahan air terjun, yang dinamakan Air Terjun Temam.

Selain Bukit Sulap, Air Terjun Temam ini juga merupakan keindahan alam yang menjadi salah satu objek wisata di Kota Lubuk Linggau.

Pantauan di lapangan, Rabu (2/6/2021) Air Terjun Temam yang berada di kelurahan Rahma kecamatan Lubuk Linggau Selatan 1 ini, tampak indah alami, Dengan bentuk 25 meter memanjang ke samping seperti perisai raksasa, dan tinggi 12 meter.

Tak pelak, objek wisata ini menjadi pilihan terutama bagi wisatawan lokal khususnya dan Sumsel umumnya. Ini terlihat pula puluhan wisatawan berdatangan menuruni anak tangga untuk menikmati keindahan Air Terjun Temam tersebut.

“Udah sering kita berkunjung ke sini untuk berfoto-foto, karena di sini pemandangannya keren banget, indah, adem juga,” ujar Lilis salah satu wisatawan yang saat itu sedang berkunjung ke Air Terjun Temam.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, aliran air terjun tersebut berasal dari aliran air jernih Sungai Temam.

Duta Wisatawan Lubuk Linggau, Nita Zairanti didampingi Selly Failinda mengatakan, Air Terjun Temam ini memang berasal dari aliran sungai Temam yang masih bersih dan terbebas dari sampah “Untuk airnya dijamin bersih, jadi tidak perlu khawatir untuk tetap bisa menikmati dan bermain air di area air terjun ini,” ujarnya, seraya berucap, Air Terjun ini sayang sekali dilewatkan jika berkunjung ke Kota Lubuk Linggau.

Lanjut Nita, Harga tiket masuk ke Air Terjun Temam inipun juga terbilang cukup murah. hanya Rp10.000 per orang. “Menurut saya, keindahan alam Air Terjun Temam yang masih alami ini menjadikan tempat ini sangat cocok untuk tujuan wisata bersama keluarga di akhir pekan,” kata Nita.

Selain berjalan, bermain air, dan menikmati keindahan air terjun tersebut, wisatawan juga terkadang dikejutkan oleh atraksi anak-anak desa yang terjun dari atas aliran sungai air terjun hingga ke bawah.

Sementara, Selly menambahkan, Air terjun Temam ini juga dilengkapi oleh fasilitas jembatan goyang yang bisa gunakan wisatawan untuk melihat lebih jelas keindahan air terjun tersebut.

“Di situ juga ada jembatan goyang untuk menyeberang dan melihat lebih jelas keindahan air terjun dari atas,” tuturnya, seraya berucap biasanya orang yang berani naik ke jembatan itu hanya orang berani ketinggian.

Diah, salah satu pengunjung yang datang kr lokasi mengatakan sekitar tahun 90an objek.wisata ini masih alami. “Dulu saya masih kecik ke sini, tempat ini masih alami. Sekarang sudah bagus sekali. Apalagi malam ada lampunya dibuat Pak Wali. Pokoknya rugi kalau tak datang ke sini,” ujarnya saat membuka acara Forum Silaturahmi Media Online se-Sumsel SMSI Sumsel di Lubuklinggau tanggal 1 Juni sampai dengan 3 Juni 2021.

Walikota Lubuklinggau H Prana Sohe di hadapan ratusan anggota SMSI se-Sumsel mengatakan dirinya mrngeber program Ayo Ngelong yang bertujuan mengaet Pemkot Lubuklinggau sebanyak-banyaknya. “VIsit bahasa kerennya, tapi bahasa kami, ayo ngelong artinya mari mampir ke sini. Kota Lubuklinggau tak punya sumber alam yang kaya tapi kami disupport tetangga seperti Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lahat, Empatlawang yang kaya alam tapi kami kecipratan berkahnya. Giat transaksi dilakukan di kota kami. Alhamdulilah. Itulah kami berharap melalui Program Ayo Ngelong kami bisa berbuat banyak dalam rangka memperkenalkan kota Lubuklinggau,” ujar Nanan, panggilan akrab walikota yang ramah dan selalu membagi senyum dengan semua orang ini, Rabu (2/6).

Selain tempat wisata, Kota Lubuk Linggau ini juga memiliki tempat ibadah yang religi, yaitu bernama Masjid An — Nasir Sohe.

“Masjid berbentuk piramid ini dibangun oleh Wali Kota Lubuk Linggau H Prana Putra, pada saat menjabat yang ke 2 periode,” imbuhnya, masjid ini dibangun untuk mengenang kebaikan-kebaikan Ayahanda dari H Prana, yang dulunya juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Lubuk Linggau. (yokin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *