Pemprov Sumsel Gelar Panen Perdana Demplot Percontohan Tanaman Sayur dalam Polybag di SMK Negeri 2 Palembang
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Pemerintah Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, mengelar panen perdana demplot percontohan tanaman sayur dalam polybag di SMK Negeri 2 Palembang, dalam rangka Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Masuk Sekolah (GSMP Mas) di Provinsi Sumsel, Jumat (12/5).
Program GSMP Mas ini bertujuan menurunkan angka Stunting, dan Angka Kemiskinan serta meningkatkan kemandirian pangan di tingkat sekolah khususnya pada generasi muda, yang bertujuan untuk mengubah mindset siswa -siswi dari pembeli menjadi produsen. Dengan adanya program GSMP Mas ini diharapkan mampu menciptakan pola pikir yang konsuptif, dimana warga masyarakat dapat memanfaatkan lahan khususnya lahan sempit untuk bercocok tanam sayur mayor.
Pada acara panen perdana di SMK Negeri 2 Palembang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan rombonga terlebih dahulu memberikan bibit sayur sayuran kepada perwakilan siswa siswi SMK. Baru lah acara dilanjutkan dengan meninjau dan panen sayur di lokasi perkebunan polibag SMK Negeri 2 Palembang. Di sini rombongan langsung memanen sayur seperti cabe, bayam dan kangkung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Effendi, mengatakan jika program GSMP Mas ini merupakan program Bapak Gubenur Sumsel, Herman Deru, yang akan dilaksanakan dari tingkat sekolah hingga di seluruh sampai ke tingkat Kabupaten Kota Sumatera Selatan, guna menurunkan angka stunting dan menurunkan angka kemiskinan. “kita libatkan semua termasuk sekolah, karena ini harus masuk untuk seluruh lapisan masyarakat. Namanya gerakan jadi kalau bergerak ini kalau sudah bergerak berarti di mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut harus bergerak, berarti gerakan sampai ke seluruh lapisan bukan hanya provinsi saja bahkan hingga ke kabupaten kota serta seluruh masyarakat untuk mensosialisasikan agar mengubah mindset,” ungkapnya.
Sementara itu. Eko Ferry Setiawan, Kabid Konsumsi dan Ketahanan Pangan Sumsel, yang melakukan aksi perubahan yang merupakan inovasi dari Pelatihan Kepemimpinan Administor. Ia mengatakan sesuai petunjuk Gubenur Sumsel, pihaknya memberikan edukasi kepada siswa siswi SMK sehingga dapat merubah minset cara berpikir dari pembeli menjadi Produsen. Sehingga para siswa siswi bukan bukan hanya di sekolah. Tapi, bisa menerapkan bertanam sayur mayor di rumah mereka masing masing. “GSMP Mas ini sudah kita laksanakan jauh jauh hari, memang bapak gubenur sudah memasipkan gerakan GSMP Mas ini ke masyarakat, kita ada inovasi memperkenalkan ini ke sekolah sekolah. Dan yang kita laksanakan di SMK 2 Palembang, ada juga di SMK 3 dan SMK 5. Kita lakukakn ini untuk percontohan yang nanti aka nada kelanjutannya secara massif diseluruh SMK di Sumsel,” ungkap Eko.
Tujuan GSMP Mas ini, dikatakan Eko. Kita mengedukasi kepada siwa siswi SMK kelaknya mereka bisa merubah mindset tadi yang diinginkan bapak gubenur, yang tadi jadi pembeli menjadi Produsen. “Jadi mereka bisa mengaplikasikan di rumah mereka masing masing untuk melakukan penanaman ini, menginformasikan kepada orang tuanya bagaimana bercocok tanam sayur, yang bertujuan untuk memenuhi gizi di rumah tangga. Apalah lagi angka stunting sumsel mengalami penurunan,” jelasnya. (Ly)





