Hasil Mediasi 13 Jemaah Umroh Lovina Tetap akan Diberangkatkan
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Hasil mediasi antara kedua belah pihak Terlapor Owner Traves Lovina dengan perwakilan Pelapor Jemaah Unroh, akhirnya ke 13 jemaah umroh Lovina akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah. Hal ini diungkapkan Gunadi, salah satu jemaah umroh yang melaporkan Agent Travel Perjalanan Umbro Lovina di Polda Sumsel. Setelah mediasi diambil jalan tengah untuk tetap berangkat ke tanah suci Mekkah. “Benar. Nanti kami diberangkatkan pada bulan Agustus 2023, nanti.” ujar Gunadi, Jumat (5/5).
Dikatakan Gunadi, bahwa masalah tersebut terkait kesalahpahaman antara kedua belah pihak, dalam mediasi itu ke 13 orang jemaah umroh tidak dikenakan biaya tambahan. “Tak hanya itu saja, dalam hal ini kami juga tidak dikenakan biaya tambahan apa pun,” ujarnya.
Kasus batalnya keberangkatan ke 13 orang jemaah umroh ke tanah suci Mekkah dan Madinah oleh agent travel Lovina yang telah dilaporkan para korban ke pihak kepolisian pada tanggal 20 Februari 2023 kemarin, dan kasus ditangani penyidik dari Unit 4 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.
Sementara itu. Anita Silviani selaku Owner PT Lovina, saat dikonfirmasi membenarkan jika hasil mediasi pihaknya siap memberangkatkan ke 13 jemaah umroh ke Tanah Suci. “Benar kami akan tetap memberangkatkan ke 13 jemaah untuk umroh. Insya Allah berangkat pada bulan Agustus nanti,” ujar Direktur Lovina travel, Anita.
Dikatakannya bahwa kejadian tersebut karena kurangnya komunikasi, dan juga karena adanya karyawan dari travelnya melakukan penggelapan uang milik para jemaah. Kesepakatan tahap mediasi ini dikatakannya sebagai bentuk tanggung jawab pihaknya. “Jemaah masih akan tetap kami berangkatkan tanpa ada biaya tambahan,” ujarnya. (Ly).




