HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Ratusan Makam di TPU Kebun Bunga Palembang Terendam

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sekitar ratusan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan
Sukarami Palembang terendam air, Senin (27/3).

Dari pantauan, pemakaman yang tergenang air hujan yang melanda Kota Palembang sejak Sabtu hingga Minggu malan Senin, membuat pemakaman yang rapi ini tergenang air hujan dengan kedalaman hampir sebatas lutut orang dewasa.

Pemakaman yang tergenang air hujan ini merupakan pemakaman yang berada di sekitar jalur sungai TPU, yang airnya meluap karena tidak bisa menampung curahan air hujam semalam.

Menurut pengurus Makam, Matsari, yang sudah 20 tahun bekerja di TPU Kebun Bunga ini, jika banjir kali ini yang paling besar, mengingat banyak makam yang tergenang air hujan.

“Memang di sini sering banjir, tapi tidak separah sekarang ini, apalagi hujanya mulai dari hari Sabtu, Minggu dan semalam makanya terjadi banjir, sepertinya tahun ini banjirnya sangat besar dari yang kemarin,” ungkap Matsari.

Dikatakan Matsari, penyebab banji selain sungai yang dangkal juga kurangnya kesadaran warga masyarakat yang kerap membuang sampai di aliran sungai. Atas kejadian tersebut, selaku pengurus TPU Kebun Bunga, sudah melapor ke Pemerintah Kota Palembang, untuk dilakukan pengerukan dasar sungai, agar kedepan tidak terjadi lagi banjir.

“Penyebabnya sampah dan dasar sungainya sudah mulai dangkal, jika sampai sudah tidak ada lagi dan dasar sungai sudah dikeruk, insya Allah tidak akan banjir lagi, sudah saya laporkan ke pemerintah,” jelasnya.

Banyaknya makam yang tergenang air, dikatakan Matsari sangat mengganggu para warga masyarakat yang hendak nyekar ke makam. “Jelas ini sangat mengganggu sekali, tapi di bulan- bulan atau hari ini ini jarang datang, nanti menjelang awal dan akhir bulan Ramadhan dan memasuki sehari atau dua hari lebaran Idul Fitri mereka baru datang,”
ujarnya. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *