Anggota Polisi Aktif Polresta Jadi Korban Penusukan Oleh Pedagang Roti Bakar
PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Seorang polisi aktif bertugas di Samapta Polrestabes Palembang, menjadi korban penusukan oleh pedagang roti bakar, di Jalan HBR Motik depan Alfamart Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang. Minggu (05/03/2023) sekitar pukul 17.30 Wib.
Korban Aipda M Erlan Bin Saijani (44), warga Jalan KI Merogan No 1951 Rt 33 Rw 07 Kecamatan Kertapati Palembang, terkulai lemas setelah sebuah pisau yang digunakan untuk memotong roti, menancap di dada sebelah kanan korban. Berdasarkan penelusuran awak media dilapangan. Di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah tanpa bersih sedangkan gerobak roti bakar berada di seberang jalan dalam kondisi terbungkus terpal plastik warna orange. Sementara korban Aipda M Erlan, pasca penusukan langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Muhammad Hoesen (RSMH) Palembang, dan kini masih dalam perawatan medis, sedangkan oknum pelaku berinisial D (26) kabur. Jamadin, Ketua Rt 32 Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, saat ditemui dirumahnya, terkait kejadian penusukan yang dilakukan oknum pedagang roti bakar diketahui atas laporan sang istri usai berbelanja. “Saya dapat informasi dari orang rumah katanya ada ramai ramai di depan alfamart, saya cara informasi sebelum ke sana (TKP), katanya ada Polisi kena Tujah oleh tukang roti bakar,” ungkap Jamadin .
Dikatakan Jamadin. Dari penelusuran dirinya ke warga warga penusukan di duga ketergantungan. Dimana pelaku tersinggung dengan kata kata korban yang di duga kasar, karena pelaku lambat dalam menyediakan pesanan korban. “Rupanya permasalahannya ketersinggungan, apakah si korban ini memesan roti terdahulu? Atau mesan roti tapi ada yang mesan roti terlebih dahulu? Karena disana ada 3 orang yang mesan roti. Mungkin (korban-red) marah marah, dia ngomong kotor (maaf-red),” jelasnya.
Bukan hanya omongan kotor keluar dari mulut korban, korban pun sempat mau menampar korban, hal ini berdasarkan keterangan warga kepada Ketua RT. “Baru seperti itu sampai ke muka pelaku, pelaku itu spontanitas langsung nujah sebelah sini (kanan – red), pisau yang digunakannya untuk motong iris roti itulah,” ujarnya. Aksi penusukan itu disaksikan warga, sampai pisau yang menancap di dada kanan, dicabut oleh korban sendiri. “Warga saat itu tidak berani, untuk ada tukang ojek yang membawa korban ke rumah sakit, kalau pelaku kabur, karena korban sempat mau ambil pistol di dalam mobil,” akunya.
Sementara itu. Pelaku D di mata warga setempat, telah berjualan roti bakar hampir 3 atau 4 tahun, pelaku dikenal sebagai sosok yang baik walau pendiam. Pasca kejadian, pihak kepolisian dalam hal ini Humas Polda Sumatera Selatan, tidak berkenan memberikan penjelasan atau klarifikasi terkait berita viral penusulan anggota polisi. (Ly).




