HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Oknum Pelaku Penimbunan BBM illegal, Nekat Menjebol Tembok Pembatas Mushola Al Umroh.

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Guna menggelabuhi warga masyarakat. Oknum pelaku penimbunan BBM illegal, nekat menjebol tembok pembatas Mushola Al Umroh, tepatnya di sampingi Panti Asuhan Hakiki, di Jalan Kol Sulaiman Amin Rt 32 Rw 05 No 07 Km 7 Palembang.

Hal ini diketahui oleh pengurus Mushola Al Umroh, A Suhaimi dari laporan tukang bangunan sekitar satu minggu yang lalu, saat hendak merehab bangunan untuk pengurus dan penjaga Mushola, yang tembok Musholah sudah rusak, oleh oknum tak bertanggung jawan, di duga tembok.sengaja di jebol di rusak untuk memasukan baby tedmon ke dalam. “ya penampuan minyak (BBM illegal –red) disamping Mushola Al Umroh, ketahuannya itu satu minggu yang lalu saat hendak merehab pondok di samping Mushola, saya terkejut ada pager seng yang menutupi halaman belakang rumah kami, saat diperiksa dibaliknya ada sekitar 5 drijen atau tedmon, 1 drijen itu ada 1000 liter,” ungkap A Suhaimi. Pengurus Musholah. Selasa (03/01/2023).

Dijelaskannya, dari kejadian itu. Tembok pembatas komplek Musholah Al Umroh mengalami kerusakan. “itu tembok tingginya ada sekitar 1 meter lah, tetapi kemarin sejak ada kejadian ini (penimbunan minyak –red) sudah di rusak, di duga kerusakan itu untuk melewati tedmon tedmon itu kehalaman belakang,” akunya.

Diketakan Suhaimi, karena penasaran, dirinya pun memerintah seorang tukangnya untuk mengecek, apakah gerangan di sana, saat dicek, ternyata tedmon berisi minyak. Tak ingin tempat beribadah dijadikan tempat persembunyian BBM Ilegal. Mengingat selain melanggar hukum juga dapat membahayakan Musolah dan warga setempat jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti kebakarna. “saya suruh cek ternyata isinya minyak, yang menjadi perhatian saja minyak yang berada di lingkungan komplek Mushola ini. Pertama lingkungan sekitar jika terjadi apa apa, kedua saya takut terlibat dengan tidak melaporkan temuan atau kejadian ini,” jelasnya.

Dari balik tembok Musholah Al Umroh terdapat lima tedmon warna putih dengan kapasitas 1000 liter atau 1 ton, yang mana tedmon dikerangkeng dengan besi, dan terdapat juga beberapa drum. A Suhaimi, Pengurus Musholah Al Umroh, mengharapkan agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumatera Selatan dan dapat mengungkap siapa pemilik beberapa barang bukti tersebut yang sengaja merusak tembok Musholah Al Umroh. “harapan saya semoga kasus ini bisa diselidiki pihak kepolisian khususnya Polda Sumsel,” harapnya. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *