HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

BKOW Sumsel Gelar Pelatihan Public Speaking “Pengembangan Potensi Kemampuan Berbicara, Kuasai Panggung dan Hati Audiens”

* Pada Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi

Teks foto: Hj. Lidyawati Cik Ujang, S.Hut.,MM saat sambutan sekaligus membuat kegiatan pelatihan.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar kegiatan dalam rangka memberdayakan potensi para perempuan Sumsel khususnya para anggota dan pengurus organisasi yang berada dalam naungan BKOW Sumsel. Kali ini, kegiatan Pelatihan Public Speaking dengan tema ““Pengembangan Potensi Kemampuan Berbicara, Kuasai Panggung dan Hati Audiens” digelar di Gedung Perjuangan Wanita Jalan Kapten Arivai Palembang, Kamis (27/8/2026).

Hadir pada kegiatan pelatihan ini antara lain Dewan penasehat BKOW Sumsel Hj Farida Idris Musa, Ketua Ikatri DPRD Sumsel Noeke Anggraini SE bersama anggota Mutmainah dan Mita Hasan, Ketua Dharma Pertiwi Ny Nana Imam Bowo, serta perwakilan dari 51 organisasi yang berada di bawah naungan BKOW Sumsel dan para pengurus BKOW Sumsel. Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan yang dalam hal ini diwakili  Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Ihwan Mulyawan, ST.,MSi.

Ketua BKOW Sumsel Hj Lidyawati Cik Ujang S Hut, MM. mengapresiasi kegiatan Bidang Humas BKOW Sumsel yang menurutnya pelatihan ini sangat penting dalam pengembangan kompetensi diri. “Pelatihan bukan sekadar melatih teknik vokal melainkan strategi mendalam untuk membangun otoritas dan daya persuasi. Pelatihan ini ditujukan untuk mengubah kecemasan jika berada di depan umum, menjadi kekuatan professional. Memastikan pesan tersampaikan dengan struktur tajam dan berdampak nyata. Tema kegiatan ini sangat relevan khususnya bagi perempuan dan penggiat organisasi wanita,” ujar Hj Lidyawati.

Menurutnya, mengapa kemampuan berbicara itu penting, karena sebagai perempuan modern tidak hanya di dalam rumah tapi penggerak social, pelaku ekonomi, pendidik anak dan pemimpin di tengah masyarakat. “Suara perempuan adalah kekuatan namun ide yang cemerlang dan niat yang baik sering kurang berdampak jika tidak disampaikan dengan cara yang runtut dan penuh percaya diri. Makanya pelatihan ini diharapkan bermanfaat bagi peserta, bagaimana mengatasi rasa gugup dan demam panggung, bagaimana menyusun pesan yang jelas dan mudah dipahami, serta yang paling penting, bagaimana berbicara dari hati ke hati agar pesan kita mampu menyentuh serta menggerakkan hati audiens. Kuasai panggung artinya kita percaya diri. Kuasai hati audiensi artinya kita tulus dan berempati,” tambah Hj Lidya yang pada kesempatan ini juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumsel yang sudah memfasilitasi kegiatan ini.

Kepada para peserta Hj Lidyawati juga berpesan agar mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu dan dirinya juga berharap agar ilmu yang didapat peserta bisa diterapkan di organisasi masing-masing, di tempat kerja, maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat luas. “Jadilah perempuan Sumsel yang cerdas, berdaya dan komunikatif. Semoga pelatihan ini dapat membuka wawasan serta memotivasi kita semua untuk terus berkarya,” ujarnya.

Ketua Panitia Hj. Apriani Nurlela, S.Sos melaporkan pelatihan ini merupakan program kerja Bidang Humas BKOW Sumsel tahun 2026 dengan tujuan membangun kepercayaan diri bagi anggota organisasi wanita di Sumsel. “Selain itu bertujuan menyampaikan pesan secara efektif, menguasai teknik komunikasi, serta mempengaruhi dan mempersuasi audiens. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jenjang karier dan kepemimpinan bagi masing-masing peserta,” kata Hj Nurlela.

Teks foto: Ketua Panitia, hj Apriani Nurlela, S.Sos saat melaporkan kegiatan.

Hj Nurlela juga melaporkan tema kegiatan “Pengembangan Potensi Kemampuan Berbicara, Kuasai Panggung dan Hati Audiens” dengan peserta perwakilan dari 51 organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW Sumsel, serta pengurus BKOW Sumsel. “Adapun biaya penyelenggaraan berasal dari APBD Provinsi Sumsel melalui Dinas Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.

Narasumber Gusiandiara Arni, MSi yang mengangkat tema “Pengembangan Potensi Kemampuan Berbicara, Kuasai Panggung dan Hati Audiens” dalam penyampaian materi sangat interaktif. Semua peserta yang hadir dilibatkan untuk aktif mengikuti instruksi atau pesan-pesan yang ingin disampaikannya. Antusias ini terlihat juga dari Ketua BKOW Sumsel Hj Lidyawati Cik Ujang yang dengan penuh semangat mengikuti kegiatan sampai akhir. (saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *