Kuras Reservoir IPA Sungai Lais, PDAM Tirta Musi Tingkatkan Kualitas Air
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Rabu (5/8) Perumda Tirta Musi Palembang melakukan kuras Reservoir IPA Sungai Lais. Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas air. “Pengurasan reservoir ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan distribusi air kepada pelanggan,” kata Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Palembang, Rahmad di sela peninjauan IPA Sungai Lais.
Dampak dari pengurasan ini, 2.775 Sambungan Langganan (SL) dihentikan sementara. Disebutkan Rahmad, proses pengurasan dimulai pukul 09.00 WIB dan diperkirakan selesai dalam waktu delapan jam. Setelah pengurasan selama sekitar empat jam, petugas membutuhkan waktu tambahan untuk mengisi kembali reservoir sebelum distribusi air kembali dilakukan secara normal. “Proses normalisasi distribusi air ditargetkan selesai pada sore hari setelah reservoir kembali terisi. Proses pengurasan air dari dalam reservoir ini sekitar empat jam. Secara keseluruhan membutuhkan waktu delapan jam hingga sekitar pukul 16.00 WIB karena masih diperlukan pengisian ulang air sebelum kembali didistribusikan kepada 2.775 pelanggan,” tambahnya.

Selain menguras air, petugas juga membersihkan sedimentasi yang berada di dasar reservoir. Menurut Rahmad, reservoir yang telah beroperasi sejak 2024 tersebut perlu dibersihkan secara berkala untuk menjaga kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat.
Rahmad menambahkan, Reservoir IPA Sungai Lais memiliki kapasitas sekitar 500 meter kubik, lebih kecil dibandingkan reservoir lainnya yang dimiliki Perumda Tirta Musi. Kapasitas yang relatif kecil membuat sirkulasi air berlangsung lebih cepat sehingga endapan di dasar reservoir lebih mudah terbawa ke jaringan distribusi apabila tidak dilakukan pembersihan secara berkala. “Pengurasan reservoir ini dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada pelanggan dan dibandingkan dengan hasil pengolahan air,” jelasnya.
Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di wilayah layanan IPA Sungai Lais mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran sementara. Sebanyak 2.775 sambungan langganan terdampak, meliputi kawasan Jalan Intan Sekunyit, Lorong Ampera 1, Lorong Ampera 2, Lorong Perintis, Lorong Yada, Komplek Abadi, Lorong Agung, dan Lorong Tanjungan. (saf)




