Perkuat Mutu Akademik, PPs UPGRIP Gelar Workshop OBE untuk Percepat Raih Akreditasi Unggul
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang (PPs UPGRIP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Tips & Trik Meraih Akreditasi Unggul Program Studi Magister, mengusung tema “Penguatan Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Strategi Meraih Akreditasi Unggul bagi Program Studi Magister di Lingkungan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang” di Aula Sriwijaya Universitas PGRI Palembang, Selasa (7/7/2026).
Workshop dibuka Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., didampingi Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Universitas PGRI Palembang, Dr. Hj. Meilia Rosani, SH., M.H., diwakili Wakil Ketua Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd., dan Plt. Direktur Program Pascasarjana Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.Pd., M.M.
Tururt hadir Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Dr. Hj. Ir. Tri Widiatsih, M.Si., Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Yessy Fitria, M.Pd., Magister Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Aswadi Jaya, M.M., M.Pd., Ketua Program Studi Pedagogi Dr. Riswan Aradea, M.M., Ketua Gugus Penjamin Mutu Dr. Neta Dian Lestari, M.M., para narasumber Prof. Dr. Sri Setyaningsih, M.Si. dan Dr. Prihastuti Harsani, M.Si dari Universitas Pakuan, para dosen di lingkungan Program Pascasarjana UPGRIP baik daring atau luring.

Plt. Direktur Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, Dr. Reva Maria Valianti, SE, M.Pd., MM mengatakan workshop tersebut merupakan bentuk komitmen nyata institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.”Outcome-Based Education bukan sekadar perubahan kurikulum, tetapi perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Seluruh proses pembelajaran harus dirancang agar menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja,” ujarnya.
Workshop diikuti 33 dosen yang berasal dari Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Pedagogi. Selain penyelarasan kurikulum, peserta juga dibekali strategi penyusunan dokumen akreditasi, penguatan luaran tridarma, publikasi ilmiah, kerja sama, hingga eviden pendukung lainnya. Mmenghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Prof. Dr. Sri Setyaningsih, M.Si. dari Universitas Pakuan yang membahas strategi penyusunan dokumen akreditasi dan kiat meraih predikat Akreditasi Unggul, serta Dr. Prihastuti Harsani, M.Si. yang menyampaikan materi mengenai penyusunan dan implementasi kurikulum Outcome-Based Education pada pendidikan Pascasarjana dengsn dimoderatori oleh Dr. Aswadi Jaya, M.M., M.Pd., dan Dr. Neta Dian Lestari, M.M.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik menjadi prioritas utama universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Wakil Ketua BPH Universitas PGRI Palembang Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd. menegaskan bahwa budaya mutu harus menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika. “Akreditasi unggul bukan sekadar predikat administratif, melainkan cerminan kualitas tata kelola perguruan tinggi, mutu pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa,” katanya. (*)




