444 Jemaah Haji Kloter 13 Embarkasi Palembang Bertolak ke Tanah Suci, Kakanwil Ingatkan Jemaah Disiplin Gunakan APD
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sebanyak 444 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 resmi diberangkatkan dari Embarkasi Palembang menuju Tanah Suci pada Senin (11/5/2026) pagi. Prosesi pelepasan berjalan lancar di bawah koordinasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi.
Dari total 445 jemaah yang masuk asrama haji, terdapat satu orang jemaah atas nama Muhammad Teguh (68) asal Pagaralam yang terpaksa ditunda keberangkatannya. Penundaan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis kesehatan guna memastikan kondisi jemaah dalam keadaan prima sebelum menempuh perjalanan panjang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, menjelaskan bahwa hingga saat ini total jemaah yang telah diterbangkan melalui Embarkasi Palembang mencapai 5.750 orang.”Alhamdulillah, proses pemberangkatan berjalan lancar. Hingga Kloter 13 ini, kita sudah memberangkatkan 5.750 jemaah, dengan rincian jemaah asal Sumatera Selatan sebanyak 4.627 orang, Bangka Belitung 1.071 orang, dan didampingi oleh 52 petugas kloter,” ujar M. Arkan.

Pesan Penting: Gunakan Alat Pelindung Diri (APD)
Mengingat kondisi cuaca dan suhu di Arab Saudi, M. Arkan Nurwahiddin memberikan imbauan khusus kepada seluruh jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan. Ia menekankan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) setiap kali jemaah beraktivitas di luar hotel atau maktab.
Berdasarkan panduan Pusat Kesehatan Haji, para jemaah diingatkan untuk selalu menyiapkan dan menggunakan item-item berikut:
1. Kacamata Hitam: Untuk melindungi mata dari paparan sinar UV dan debu.
2. Masker: Wajib menutupi hidung dan mulut, serta diganti secara rutin setiap 4–6 jam.
3. Semprotan Air: Pastikan botol semprotan selalu terisi air untuk menjaga kelembapan wajah dan suhu tubuh.
4. Payung: Disarankan membawa payung lipat agar praktis dibawa saat berpindah tempat.
5. Alas Kaki yang Pas: Gunakan sandal atau sepatu yang nyaman dan memiliki tali belakang agar tidak mudah terlepas.
6. Tas Paspor & Kantong Sandal: Selalu bawa dokumen penting dalam tas khusus, serta gunakan totebag atau kantong plastik untuk menyimpan sandal saat memasuki masjid agar tidak hilang.
“Kami sangat berharap jemaah tidak meremehkan penggunaan APD ini. Payung, masker, dan air minum adalah kunci untuk mencegah kelelahan berlebih dan dehidrasi selama menjalankan rangkaian ibadah,” kata M. Arkan. (*)




