EkonomiHeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Gubernur Herman Deru Dorong Hilirisasi sebagai Benteng Ekonomi di Forbisda 2026

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 yang diselenggarakan BPD HIPMI Sumsel dengan menekankan pentingnya hilirisasi sebagai kunci menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengajak peserta untuk belajar dari sejarah masa lalu saat Indonesia dijajah demi mengeruk kekayaan alamnya. “Mereka ambil dan bawa, sementara kita hanya menjadi pekerja dan penonton. Hari ini kita menolak untuk diinvasi negara lain. SDM kita tidak kalah dengan negara mana pun di dunia,” tegasnya, Rabu (29/04/2026).

Menurutnya, hilirisasi produk menjadi strategi utama agar Indonesia tidak kembali mengalami penjajahan secara ekonomi. Ia mencontohkan langkah konkret yang telah dilakukan di Sumatera Selatan, seperti hilirisasi batu bara menjadi DME (Dimethyl Ether). “Kalian adalah barrier atau pagar agar produk kita tidak diambil negara lain. Bicara produk, kita butuh napas panjang, yaitu kepercayaan terhadap produk itu sendiri,” ujarnya di hadapan ratusan pengusaha muda HIPMI.

Selain itu, Herman Deru juga mendorong pemuda Sumsel untuk berperan aktif sebagai penggerak ekonomi, khususnya di era digital tanpa batas. Ia menilai peluang usaha harus dibuka hingga ke pelosok desa. “Kalianlah yang menjadi penggerak dan motivator. Mudah-mudahan kalian bisa terus bergeliat dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda dalam menciptakan peluang usaha sebagai bekal menghadapi bonus demografi Indonesia pada 2045.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Puri Andamas, mengapresiasi kehadiran gubernur dan menegaskan bahwa Forbisda 2026 merupakan wadah strategis untuk mengembangkan potensi daerah.“Beberapa waktu lalu, Sumsel telah mengekspor kopi beserta turunannya. Hari ini, melalui Forbisda 2026, kami mengatur langkah strategis untuk memajukan potensi daerah seperti kopi dan sawit, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap hilirisasi, HIPMI Sumsel juga menggelar brewing competition serta akan meluncurkan Kopi Sriwijaya guna meningkatkan nilai tambah komoditas kopi di daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *