Gebrakan OJK Sumsel, Pionir Ciptakan Entrepreneur Muda Tangguh dan Berkualitas melalui Program 100 Ribu Sultan Muda
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – OJK Sumsel menjadi pionir di lingkungan OJK se-Indonesia dalam upaya menciptakan wirausaha(entrepreneur) muda yang tangguh dan berkualitas. “Sumsel yang pertama kali melakukan ini di lingkungan OJK seluruh Indonesia. OJK Sumsel sebagai pionir. OJK telah menggelar Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) serta kegiatan Youngpreneur Summit 2025, yang sejalan dengan misi mencetak 100.000 Sultan Muda. Program ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam menciptakan lapangan kerja. Kami dukung penuh melalui SMSC di OJK,” ujar kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto di sela kegiatan Launching SMSC di Gedung OJK Sumsel, Palembang, Jumat (16/5).

Arifin juga menambahkan Grand Launching Sultan Muda Sumsel Center (SMSC), Bulan Literasi Keuangan dan Literasi Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah, yang dilaksanakan berlangsung selama dua hari yaitu Jum’at-Sabtu, 16-17 Mei 2025 dengan dipusatkan selain di Ballroom Sriwidjaya – Kantor OJK Provinsi Sumsel juga di Atrium Palembang Indah Mall.
Peluncuran program dilakukan bersamaan dengan dua agenda besar, yaitu Youngpreneur Summit 2025 yang mengusung tema “Berdayakan Pemuda, Lahirkan Sultan Muda untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Ekonomi Nasional”, serta Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Palembang. Keduanya merupakan bagian dari program edukasi keuangan Sumsel GENCARKAN. “Kita melakukan edukasi dengan berbagai kegiatan, ada seminar dan narasumber dari berbagai pihak seperti HIPMI dan Ikadin sebagai pencerahan kepada para peserta dalam pengayaan diri mereka untuk menuju pembentukan pengusaha-pengusaha muda (sultan muda),” tambahnya.

Keterangan foto: Pusat SMSC yang terletak di Kompleks Kantor OJK Sumbagsel Palembang yang baru saja diresmikan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menegaskan pentingnya generasi muda memahami pengelolaan keuangan secara mandiri sebagai bekal hidup dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Kita ingin semua Ayu dan Kakak di Sumatera Selatan menjadi Sultan Muda yang mampu menembus pasar nasional bahkan ekspor,” ujarnya penuh semangat.
Gubernur Sumsel mengatakan even ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong geliat kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, melanjutkan pembangunan infrastruktur, serta memperkuat pemahaman keuangan di kalangan masyarakat. “Peluncuran SMSC merupakan manifestasi dari salah satu 12 Program Strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, yakni Program 100.000 Sultan Muda. Inisiatif ambisius ini bertujuan untuk mencetak generasi muda Sumsel yang memiliki jiwa entrepreneurship yang kuat, kemampuan kepemimpinan yang mumpuni, serta daya inovasi yang tinggi. Salah satu harapan besar dari program ini adalah munculnya eksportir kopi dari kalangan Sultan Muda Sumsel, mengingat potensi kopi yang besar di wilayah ini. Program 100.000 Sultan Muda adalah investasi strategis kami untuk masa depan Sumatera Selatan,” tegas Gubernur
Disebutkannya, SMSC akan menjadi pusat berkumpulnya anak-anak muda hebat. Diharapkan mereka tidak hanya bercita-cita menjadi ASN, tapi juga berani menembus pasar dan bersaing secara global. Literasi keuangan bukan cuma teori, tapi bekal hidup. Jangan tergiur investasi bodong. Kita punya 600 ribu UMKM, dan program Sultan Muda ini adalah peluang nyata, bukan sekadar omong doang,” tegasnya seraya mengatakan dirinya mengapresiasi langkah OJK dalam menyiapkan generasi muda menjadi pelaku usaha yang tangguh. Ia juga membagikan pengalamannya membangun usaha sejak usia 18 tahun, dan menekankan prinsip Konsisten, Konsekuen, dan Speed sebagai kunci sukses wirausaha. “Terima kasih kepada OJK atas inisiatif ini bahwa orang tua tidak tinggal diam memfasilitasi kegiatan anak muda yang mandiri dan berani. Di sini pusat pertemuan bagi perkembangan anak muda hebat diharapkan mainset tegak lurus tidak hanya berpikir jadi ASN tapi berjiwa entrepreneur berani menerobos pasar. Bekerjasama dengan Ikadin, HIPMI dan berbagai pihak lainnya maka kloplah ini,” katanya.
Turut hadir dalam acara peresmian tersebut antara lain Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva HD, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi, serta Direktur Regional ICSB Sumsel Samantha Tivani HD. (saf)




