Mahasiswa Psikologi UKMC Berikan PKm Pemahaman Siswa Tentang Konsep Kebhinekaan di SD Indriasana
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Melalui mata kuliah psikologi bermain, mahasiswa psikologi Universitas Katolik Musi Charitas Palembang melakukan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan kegiatan sivitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu, pengetahuan, teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan pengabdian pada mata kuliah psikologi bermain ini telah dilaksanakan di Sekolah Dasar Indriasana Jl. Bangau No.1271, 9 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang. Para mahasiswa yang melakukan PKm adalah Primus Anditho Panji Satria Putra, Didacus Galih Putro Aji, Hyugo Rustam, Bayu Setiaji, Valentinus Rio Febrian, dan Deven Wanawiyoga Sugata, dengan dosen pembimbing Theresia Widyastuti, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Primus Andito Panji ketua tim PKm menjelaskan bahwa bermain merupakan aktifitas yang menyenangkan yang dilakukan atas dasar suatu kesenangan dan tanpa mempertimbangkan hasil akhir dan dilakukan secara suka rela dengan tahapan perkembangan dimulai dari tahapan manipulative, simbolis, eksplorasi, eksperiment dan tahapan dapat dikenal. Mata kuliah psikologi bermain adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam konteks aktifitas yang dilakukan individu dalam hal menyenangkan.
Theresia Widyastuti selaku dosen pembimbing PKm menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian dalam mata kuliah Psikologi Bermain metode permainan kuis interaktif bertema Bhinneka Tunggal Ika bertujuan untuk mengamati tingkah laku anak dalam bermain, menganalisis efektivitas metode bermain berbasis kuis dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta mengukur pemahaman siswa tentang konsep kebinekaan. Di mana keberagaman sosial dan ekonomi pada peserta didik mempengaruhi pola asuh serta gaya belajar siswa. Ada siswa yang mendapatkan perhatian penuh dari orang tua dalam proses belajar, sementara ada juga yang mengalami keterbatasan dalam pendampingan belajar di rumah. Oleh karena itu, metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama dalam memahami nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman.
Antonia Kusmiati Kepala SD Indriasana Palembang mengungkapkan bahwa keberhasilan PKm ini menjadi motivasi untuk terus mengadakan kegiatan serupa dengan peningkatan dalam berbagai aspek guna mencapai hasil yang lebih optimal. Dengan komitmen bersama diharapkan kegiatan selanjutnya dapat memberikan dampak yang lebih luas dan mendalam bagi para peserta.(daris)





