HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

BKOW Sumsel Gelar Sosialisasi Peran Aktif Organisasi Wanita dalam Pelaksanaan Pemilukada Tahun 2024 di Sumsel

  • Pada Kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – BKOW Sumsel melalui Bidang Politik dan Bidang Hukum dan HAM sebagai penyelenggara menggelar kegiatan  bertajuk “Sosialisasi Peran Aktif Organisasi Wanita dalam Pelaksanaan Pemilukada Tahun 2024 di Sumsel” bertempat di Gedung Wanita Perjuangan, Rabu 30 Oktober 2024.

Kegiatan Pada Kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan kepada Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi ini dihadiri dari berbagai unsur seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan diwakili Kabid Data, Ibu-ibu Dewan Penasehat dan Sesepuh BKOW Sumsel, Para Ketua dan Pengurus Organisasi Wanita Anggota BKOW Sumsel, serta narasumber Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya, SSos, MSi yang dalam hal ini diwakili Hj Ferlyna Threesia, S.Pd.,M.Si (Fungsional Ahli Madya KPU Sumsel).

Ketua BKOW Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya, S.Pd  diwakili Ketua III Hj Asnizar dalam sambutan tertulis mengatakan peran perempuan sangat luar biasa dalam memberdayakan perempuan menjadi pribadi yang mandiri dan berwawasan luas.

Diakuinya, organisasi wanita tidak saja telah menjadi wadah bagi perempuan di akar rumput untuk belajar berorganisasi dan mengembangkan potensinya tetapi juga menjadi ruang penting bagi partai politik dalam mendapatkan bibit perempuan potensial untuk maju dalam politik electoral. “Menghadapi pemilukada ini perempuan perlu melakukan sinergi dan konsolidasi nasional guna memperkuat solidaritas antar jaringan. Dengan difasilitasi oleh Lembaga yang netral dan tidak memiliki kepentingan sosialisasi ini juga merupakan langkah Pendidikan politik penting bagi perempuan. Mengingat rentannya mereka terhadap politik yang sarat dengan isu-isu sensitif seperti SARA, kampanye hitan dan politik uang. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang proses politik, diharapkan perempuan dapat lebih berperan aktif dalam mengawal dan mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan setara di Provinsi Sumsel,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkannya, adanya partisipasi organisasi wanita dalam melakukan pengawasan Pemilu ini adalah bentuk dari penggunaan hak warga negara untuk mengawal hak pilihnya. Kemudian kegiatan pemantauan ini juga merupakan upaya control terhadap proses penyelenggaraan pemilu. Keduanya merupakan satu fungsi yang sama sebagai upaya untuk mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil. “Untuk itulah BKOW Sumsel sebagai mitra pemerintah ikut berperan mensosialisasikan keterlibatan perempuan dalam pelaksanaan Pemilukada di Sumsel. Semoga dengan adanya sosialisasi ini akan lebih memberikan pencerahan bagaimana perempuan bisa ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi Pemilukada dengan saling bergandengan tangan dengan berbagai unsur dalam melakukan pencegahan atau meminimalisir terjadinya pelanggaran saat pemilihan berlangsung. Mewakili Ketua BKOW Sumsel saya berterima kasih atas kehadiran meluangkan waktu berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga dapat meningkatkan pengetahuan dan mempeluas wawasan yang berkaitan dengan tema kita hari ini. Terima kasih juga kepada narasumber yang sudah berkenan berbagi ilmu,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber dengan penuh semangat berbagi ilmu tentang bagaimana memainkan peran perempuan dalam ikut berperan aktif dalam proses pelaksanaan Pemilukada di Sumsel. (safta)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *