Idul Fitri dan Cuti Bersama, PDAM Tirta Musi Tetap Eksis Melayani
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sehbungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang jatuh pada tanggal 10 dan 11 April 2024 maka dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kota Palembang khususnya pelanggan Perumda Tirta Musi, petugas operator dan petugas distributor tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Demikian terungkap saat press conference manajemen PDAM Tirta Musi, Kamis (4/4).
Dipimpin Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Ir H Cik Mit, MT, PDAM Tirta Musi mengumumkan kepada masyarakat (pelanggan) bahwa tak perlu khawatir terhadap layanan PDAM selama Idul Fitri karena petugas dan operator sudah standby menjalankan tugas. “Petugas operator melaksanakan tugas seperti biasa selama libur hari raya Idul Fitri dan cuti bersama. Namun untuk pelayanan keluhan dan pembayaran diatur sesuai jadwal,” ujar Cik Mit.

Adapun jadwal yang sudah ditetapkan yaitu untuk keluhan pelanggan, petugas Call Center tetap aktif melayani pada libur hari raya Idul Fitri dan Cuti Bersama mulai tanggal 8 – 15 April 2024 dengan jam operasional 08.00 – 12.00 WIB. Selanjutnya, Loket Pembayaran di 9 Unit Pelayanan Perumda Tirta Musi tetap buka pada tanggal 6, 8, 9, 13 dan 15 April 2024 dengan jam operasional pada pukul 08.00 – 12. 00 WIB. “Untuk Petugas Penagih dan Pembaca Meteran tetap menjalankan tugasnya. Pembayaran tagihan air melalui ATM dan online tetap bisa dilakukan setiap saat sesuai dengan ketentuan perbankan. Informasi penting lain bagi masyarakat silahkan hubungi Call Center PDAM Tirta Musi 0711 355222 atau WA 0811 7888282,” tambah Cik Mit.

Terkait beberapa hal mengenai penggunaan debit air selama Ramadhan, Cik Mit menjelaskan bahwa itu hanya perilaku saja. “Grafik siang minimum, malam mulai jam 2 sampai jam 4 meningkat. Ini hanya pola saja. dari siang menjadi malam karena aktivitas masyarakat selama Ramadhan. Itu kami sesuaikan. Sekarang debit kami sesuaikan siang dikurangi dan malam kami lebihkan. Jumlah pelanggan sebanyak 340 ribu, ini artinya rata-rata pelanggan gunakan 1 meter kubik per hari per pelanggan rata-rata pemakaian,” kata Cik Mit.
Selanjutnya, disebutkan Cik Mit, untuk 2024 ini pengaturan semakin normal kepada pelanggan. “2024 ini kami semakin normal atau lebih baik karena debit kita suduh lebih dari cukup jadi tidak ada lagi kekurangan. Kalau ada keluhan itu dikarenakan kerusakan seperti pipa pecah atau gangguan teknis lain,” ujarnya.
Terkait masyarakat belum banyak yang tahu 24 jam, disebutkan Cik Mit bahwa itu sebenarnya secara face to face sudah dilakukan manajemen PDAM Tirta Musi untuk sosialisasi. “Kita lakukan dari pembaca meteran. Dengan adanya 24 jam ini pemakaian menurun karena tidak ada lagi istilah menampung karena begitu buka kran sudah ada air. Secara teori begitu 24 jam pemakaian menurun. Kalau seandainya ini sudah berjalan maka kami yakin pemakaian sudah baik. Pemakaian air selalu bergerak ke tempat-tempat yang belum memakai,” katanya. (saf)




