Kapolda Sumsel: Pergeseran Nilai di Kalangan Remaja Perlu Ditangani Bersama
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kasus viral dua remaja putri duel perang tanding mengunakan senjata tajam jenis celurit di Palembang, menjadi atensi dan ke prihatinan Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Perang tanding ini jelas menunjukan adanya pergeseran nilai anak remaja pada di tatanan kehidupan baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat perlu duduk bersama dalam mengatasi permasalahan ini.”Pergeseran nilai yang mengkhawatirkan di kalangan anak-anak kita, dan harus kita tangani bersama, mulai dari lingkungan masyarakat yang terkecil, yaitu keluarga.” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Kamis (18/1).
Sebagai bentuk keprihatinan dan selaku orang tua, Kapolda didampingi Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar R. Kasubdit Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel dan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang duduk satu meja bersama dengan pelaku utama duel perang tanding mengunakan celurit API alias PTR (14) dan IH alias INT (15) serta seorang wasit berinisial KVN. Memberikan nasihat kepada para pelaku, jika aksi mereka yang sempat viral, merupakan bentuk kejahatan dan tidak pantas bagi generasi muda selaku penerus bangsa Indonesia.

Usai pertemuan singkat, para pelaku pamit dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo serta Pejabat Utama Polda Sumsel yang hadir saat itu. (Ly).




