HeadlineOKU TimurPendidikan

23 Sekolah di OKU Timur Terpilih sebagai Sekolah Penggerak

OKU TIMUR, MEDIA SRIWIJAYA-Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ikut terpilih menjadi pilot project di 23 sekolah penggerak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Bupati OKU Timur bersama pihak Kementerian, menyerahkan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pilot Projrct Sekolah Pengerak, di Balai Rakyat, Rabu (28/7).

Bupati OKU Timur H. Lanosin ST menyambut baik program ini, dimana Kabupaten OKU Timur sebagai Pilot Project Program Sekolah Penggerak oleh Kemendikbud pusat. “Terpilihnya OKU Timur merupakan sebuah kepercayaan dari pemerintah pusat, kita harus pertahankan, terutama dari sisi mutu pendidikan. Ada 23 sekolah yang menjadi pilot project program sekolah penggerak, merupakan sebuah kepercayaan dan tentunya harus dibayar dengan menjaga kualitas pendidikan, program tersebut menjadi sebuah program yang sejalan dengan visi misi OKU Timur Maju lebih Mulya, di mana prioritas pembangunannya di sektor agama, ekonomi dan pendidikan,” terangnya.

Enos memastikan akan mendukung penuh program ini berjalan sukses, salah satunya adalah peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan melalui Program Sekolah Penggerak, yang tentunya akan sangat membantu peningkatan SDM. “OKU Timur dipercaya sebagai pilot project program sekolah penggerak maka akan semakin kuat tekad kita bisa merealisasikan visi misi tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala LPMP Sumsel yang diwakili Kasubag TU LPMP Sumsel Rudi Saifullah menyampaikan dengan terpilihnya OKU Timur  sebagai kota yang menjalankan program sekolah penggerak, maka dukungan anggaran akan dikucurkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hingga tiga tahun ke depan.“Ini project besar OKU Timur akan menerima dukungan anggaran dari Kemendikbud hingga tiga tahun ke depan. Mungkin pihak Pemda bisa mensupport dari sisi yang lain untuk melengkapi,” Katanya .

Kadisdikbud OKU Timur, Wakimin SPd MM menyampaikan, dipilih 23 sekolah sebagai pilot project program tersebut sudah sesuai arahan Pak Bupati, bahwasanya Disdikbud telah menyiapkan segala kesiapan. Sementara ini ada 23 sekolah SD dan SMP sebagai tindak lanjut program tersebut. Tidak menutup kemungkinan tahun depan sekolah yang akan mendapatkan program akan bertambah lebih dari angka sekarang yaitu 23 sekolah, yang pasti kualitas di masa pandemi ini dapat terwujud,” ujarnya. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *