15 Pendamping Calon Gubes UIN RF Palembang Ikuti TOT di Bandung
BANDUNG, MEDIASRIWIJAYA — Dalam rangka melaksanakan percepatan calon guru besar UIN Raden Fatah, Tim Percepatan melaksanakan pelatihan bagi pendamping calon guru besar di Hotel Ibis Bandung yang bekerjasama dengan tim percepatan guru besar UIN Bandung. Bandung, 20 Maret 2022. Bertempat di hotel Ibis Bandung, ketua tim percepatan gubes, Dr.Zuhdiyah Malik mengatakan dalam sambutannya bahwa percepatan guru besar merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan untuk kemajuan lembaga tercinta UIN Raden Fatah. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan coaching bagi para dosen yang sudah bergelar doktor dan mau mengajukan guru besar agar lebih siap saat menyiapkan berkas maupun persyaratan yang diajukan nantinya, pungkasnya.
Oleh karena itu perlu adanya program pendampingan yang komprehensif dan berkelanjut yang mana diharapkan kemungkinan pengajuan tertolak akan diminimalisir. Di sisi lain, Universitas juga diharapkan untuk memberbanyak jumlah lektor kepala dan guru besar karena hal tersebut akan berkaitan erat dengan akreditasi dan pemeringkatan universitas maupun fakultas,
Helen Sabera selaku sekretaris tim percepatan gubes mengatakan, “Alhamdulillah coaching clinic yang dilaksanakan dari tanggal 20-23 maret di Hotel Ibis Bandung ini memang masuk dalam salah satu program kami, yang mana kami merekrut sebanyak 15 dosen-dosen muda yang memiliki basic menulis artikel ilmiah dan konsen di dunia perjurnalan yang nanti akan mendampingi para calon gubes agar bisa berhasil dalam pengajuan guru besarnya.”
15 dosen yang kami rekrut merupakan dosen terbaik utusan dari berbagai fakultas yakni Dr. Ummi Hiras Habisukan, Kurratul Aini, M.PD, M. Mahfuzh Fauzi, S.Pd. M.Sc, Dian Andesta Bujuri, M.Pd, Arvin Efriani, M.Pd, Andriyani, M.Sy, Qoim Nurani, M.Pd, Chairul Ihsan, M.Sc, Ambarsari Kusuma Wardani, M.Pd, Deta Decitasrai, M.Pd, Komaruddin, M.Pd, M. Randika Hamandia, M.Kom, Kusumasari KH Damayanti, M.Si, Lemiyana, M.SE, M.Si,
Lebih lanjut Zuhdiyah mengatakan dengan dihelatnya program coaching clinic untuk pendampingan guru besar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para dosen agar segera mengusulkan jabatan akademik, dengan begitu akan semakin banyak potensi dosen yang dikukuhkan menjadi guru besar di masa yang akan datang,
Coaching Clinic berlangsung selama empat hari, 20 sampai 23 Maret 2022. Hari pertama diawali dengan pembukaan dan penandatangan MoU dan MoA antara UIN Raden Fatah Palembang dengan CV Centra Publikasi Indonesia. Hari kedua, tanggal 21 Maret 2022, terdapat 4 materi yang disampaikan dengan pemaparan dari pemateri dan dilanjutkan diskusi kelompok. Materi pertama ialah aturan dan kebutuhan publikasi ilmiah guru besar berdasarkan PO PAK oleh Busro, S.Ud., M.Ag. Materi selanjutnya juga disampaikan oleh Busro, S.Ud., M.Ag. dengan judul tips dan trik mencari jurnal kredibel. Setelah istirahat, Muhammad Andi Septiadi, S.Sos., M.AP. memberikan materi tentang literacy for academic writing (reference manager and templating). Materi di tanggal 22 Maret adalah metodologi, hasil, pembahasan, referensi yang dipaparkan oleh Diena Rauda Ramdania, S.Pd., M.T., M.Eng. Selanjutnya adalah pemaparan oleh Dian Sa’adilah Maylawati, S.Kom., M.T. yang mempresentasikan materi etika publikasi, plagiarisme, dan parafrasa dan materi tentang persiapan article submission dan korespondensi pasca submit. Setelah materi terakhir, 15 peserta coaching clinic dibagi menjadi 3 kelompok dengan didamplingi tim teknis Hamdan Sugilar, M.Pd, Miftahul Fikri, M.Pd.I, Ai Yeni Yuliyanti, S.Pd., M.Hum, Dindin Nasrudin, M.Pd, Zulmi Ramdani, M.Psi., M.A, Cucu Komala, S.Pd.I., M.E dan Widodo Dwi Ismail Azis. Masing-masing kelompok melakukan role play pendampingan calon Guru Besar. (rel)




