Wakapolda Sumsel Pimpin Release Akhir Tahun Polda Sumsel

Wakapolda Sumsel Pimpin Release Akhir Tahun Polda Sumsel
Suasana saat release kasus 2019 jajaran Polda Sumsel

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA. com - Wakaoolda Sumatera Selatan (Sumsel) Brigjen Pol Rudy Setiawan pimpin Release Akhir Tahun 2019 Kepolisian Daerah Sumsel, Selasa (31/12).

Selain Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan, juga hadir Irwasda Sumsel Kombes Pol.Drs.Dody Marsidy, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs.Supriadi, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni, Dirnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri I, Kabid Dokkes Polda Sumsel Kombes Pol Syamsul Bahar.

Di hadapan awak media elektronik, cetak dan online di Kota Palembang, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan menyampaikan hasil ungkap kasus juara Polda Sumsel selama Tahun 2019 dalam dua tahapan, yaitu tahapan Bidang Pembinaan dan tahapan Bidang Operasional.

Untuk kegiatan Operasional, dikatakan Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan berdasarkan data kriminalitas Polda Sumsel Tahun 2018 mengalami peningkatan di Tahun 2019, bahkan dalam proses penyelesaian terjadi peningkatan dikarenakan beberapa kasus yang tertunda di tahun sebelumnya.

"Untuk kegiatan operasional saya sudah mengkalkulasikan untuk crime total tahun 2019 itu sampai hari ini ada 8.451. Hal ini dan diselesaikan 9.815. kenapa lebih besar karena ada penyelesaian kasus yang tahun tahun sebelumnya, jika kita bandingkan dengan tahun 2018 kalau di bidang crime totalnya ada peningkatan sebesar 5.736," ungkap Waka Polda Sumsel.

Dari data kriminalitas di Tahun 2019  Kasus 3C mendominan, dari Jumlah Tindak Pidana (JTP) kasus Curat sebesar 1.929 kasus, kasus Curas sebesar 637 kasus dan kasus Curanmor sebesar 764 kasus.

Untuk kerawanan Wilayah di Tahun 2019 yaitu Peringkat Pertama Polrestabes Palembang sebanyak 4.703 kasus, Peringkat kedua Polres OKI sebanyak 842 kasus dan Peringkat ke tiga Polres Muna sebanyak 717 kasus.

Upaya pembinaan ke jajaran Polda Sumsel, di Tahun 2019 ini dikatakan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan, yang disampaikan Satker Bid Propam Polda Sumsel juga mengalami penurunan.

"Pembinaan terhadap anggota di Tahun 2019, pelanggaran disiplin itu ada 314 termasuk menurun jika dibandingkan dengan Tahun 2018 yang jumlahnya 558. PTDH-nya tahun 2019 ada 5 orang," jelasnya.

Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudy Setiawan,

Sedangkan pada bidang Pembinaan Polda Sumsel telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan kenyamanan keamanan kepada warga masyarakat. Seperti Pembangunan Polres Pali, Pembangunan Polres Muratara, Pembangunan RS Bhayangkara, Pembangunan Masjid Assaadah Polda Sumsel.

Pembangunan Gedung TAHTI dan Pembangunan Ruang Satwa Polda Sumsel. "Ini semua dilakukan tujuannya adalah mendukung atau meningkatkan kinerja Kepolisian dengan adanya ini diharapkan kenyamanan timbul dan menjadi sentral dari pada kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat," harapnya. (Ly).