Wabup Ancam Nonjobkan Kades

Wabup Ancam Nonjobkan Kades
foto : Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, saat memimpin rapat evaluasi penerapan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan covid-19 di Kabupaten Empat Lawang, Rabu (18/11).

EMPAT LAWANG, MEDIA SRIWIJAYA - Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, ancam nonjobkan Kepala Desa (Kades) beserta perangkatnya, jika masih ada di wilayahnya pesta pernikahan menggunakan orgen tunggal di masa pandemi covid-19 ini.

Yulius Maulana mengatakan kalau Pemkab Empat Lawang sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup), tentang larangan orgen tunggal di acara pernikahan di masa pandemi covid-19. "Sudah kita buat Perbupnya beberapa waktu lalu, tapi masih ada orgen tunggal, bahkan dimasukan ke Facebook seolah-olah menantang kita," kata Wabup Yulius pada saat dibincangi wartawan usai rapat evaluasi penerapan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan covid-19 di Empat Lawang, Rabu (18/11).

Makanya lanjut Yulius, dirinya mengingatkan para camat untuk memberitahukan perbup ini kepada kades dan lurah beserta perangkatnya, untuk menegakkan Perbup tersebut. "Jangan lagi ada orgen tunggal di setiap desa, karena saya yakin setiap kegiatan di desa kades pasti tahu, jadi kalau masih ada pesta orgen tunggal, maka kades kami sanksi," ujarnya.

Sebab penegak perbup adalah Pol PP, sementara pihak kepolisian hanya mendampingi. Tapi jika ada tindakan kriminal dalam penegakan hukum, maka pihak kepolisian akan membantu. "Jadi pak Camat, segera kumpulkan para kades, sampaikan apabila masih ada orgen tunggal di desa kalian kami nonjobkan. Saya yakin kalau ada kegiatan di desa, kades pasti tahu, kami nonjobkan kalau masih, Kadusnya juga kasih tahu kalau masih kita sanksi juga, tapi kalian sosialisasikan dulu ke mereka tentang Perbup ini," tegasnya.

Dirinya sambung Wabup, juga meyakini kalau Perbup ini disosialisasikan baik-baik, maka masyarakat pasti akan paham dan menerima. "Pak Camat harus data kumpulkan semua pemilik orgen, kasih tahu kami menjalankan perintah pak Bupati, kita minta pengertiannya, ini hanya sementara kalau wabah ini sudah mereda bisa mulai lagi. Karena daerah lain sudah melambat kita baru melandai," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, tujuan dari Perbup ini sangat baik yaitu untuk melindungi masyarakat Empat Lawang dari wabah covid-19 (virus Corona).
"Jadi pak Camat, kalian bagi tugas siapa yang bertanggung jawab, kasih tahu kades, nanti kades akan mengumpulkan perangkatnya dan ada pendamping yang bertanggung jawab. Kalau ini tidak berjalan kalian jangan kecil hati, tidak ada keluarga bupati, tidak ada keluarga wabup, kami nonjobkan kalian," pungkasnya.(rodi)