TKD Karang Taruna Sumsel, Yudha Bule Aklamasi Jadi Ketua

TKD Karang Taruna Sumsel, Yudha Bule Aklamasi Jadi Ketua

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan  berlangsung di Hotel Harper jalan R Sukamto  Palembang, Jumat (17/7).

Temu Karya Daerah Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Provinsi Sumatera Selatan mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru serta Kader Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten/Kota dan beberapa tamu undangan lainnya. Dalam Temu Karya Daerah tersebut, Yuda Novanza Utama (Yudha Bule) terpilih secara aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan mengantikan Roby Kurniawan Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan periode 2015-2020.

Ketua Karang Taruna periode 2015-2020 Robby Kurniawan mengucapkan, selamat atas terpilihnya ketua karang taruna  yang baru, dan Terima Kasih atas kepercayaan dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam masa kepengurusan kami di periode 2015-2020, tentunya dalam kepengurusan selama Lima tahun menjalankan roda organisasi Karang Taruna ini tentunya sudah banyak besinergi dengan berbagai stake holder terutama Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan dan sudah banyak mendapatkan dukungan dari Bapak Gubernur Sumsel, Kepala Dinas Sosial, tentunya sudah banyak program program yang sudah kita lakukan dan tentunya kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari rekan rekan Pengurus Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dan kami juga secara pribadi dan organisasi mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan Walikota di Provinsi Sumatera Selatan yang sudah bersama sama menunjukkan komitmen untuk mengembangkan  karang taruna sebagai salah satu Mitra di dalam penyelenggaraan pembangunan di Sumsel.

Selama Lima tahun ini, Roby menjelaskan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi kader tentunya sebagai organisasi ini adalah program pembinaan dan pemberdayaan Pemuda mulai dari, kegiatan olahraga, pembinaan Keterampilan termasuk juga melakukan konsolidasi kepada Pengurus Kabupaten dan Kota agar dapat mandiri dan turut serta dalam aktivitas Pemerintah di dalam pembangunan. Kemudian besinergi dengan berbagai stake holder terutama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. "Pesan kami kepada Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan terpilih Bung Yuda Novanza Utama, orang yang memimpin organisasi adalah orang-orang yang terpilih dan matang dalam berorganisasi adalah orang-orang yang terpanggil jiwanya. Bila diibaratkan seperti ada orang yang mampu tapi dia tidak mau, tapi ada orang yang mau tapi dia tidak mampu. Hal seperti inilah perpaduan yang mungkin dibutuhkan sosok pemimpin ke depan bagaimana dia bisa menjadi leader yang dapat mempersatukan dan bersinergi dengan seluruh elemen yang ada di Provinsi Sumatera Selatan untuk membangun daerahnya," ujarnya.

Roby juga berharap kepada Kader Karang Taruna dapat mendigitalisasi kepengurusan dan keanggotaan karang taruna Provinsi Sumsel.

Di tempat yang sama, Yudha Novanza Utama, ketika diwawancarai usai kegiatan TKD, mengucapkan Terima Kasih atas mandat dan kepercayaan yang diberikan oleh semua kader dan pengurus karang taruna yang telah memilihnya sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Sumsel Periode 2020-2025.
“Sebagai ketua terpilih saya akan terus melanjukan program dari ketua lama yang sudah berjalan dengan baik dan lancar. Serta besinergi dengan beberapa stake holder dan melanjutkan  program yang kami miliki, seperti misalnya melakukan konsolidasi dahulu dengan Kader Karang Taruna Kabupaten dan Kota dengan karang taruna Provinsi Sumsel. Kemudian saya berharap kepada semua Kader Karang Taruna dapat mandiri ke depannya serta  mampu memberikan kontribusi nyata dan pemikiran  yang positif bagi organisasi karang taruna terutama bagi kader dan masyarakat agar lebih baik lagi atau paling tidak dapat menyamai prestasi dari ketua yang lama,” ucapnya.

Kemudian Yudha juga mengatakan, ke depannya masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan lagi, apalagi mengingat di beberapa kabupaten/kota habis masa kepengurusan di karang taruna ini. Yudha juga  menambahkan, bahwa tantangan  Karang Taruna ke depan bagaimana membentuk Karang Taruna mandiri, karena karang taruna ini dalam keadaan transisi dari karang taruna Kota Palembang menuju ke Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan ini artinya hanya bagaimana memanagemen organisasi ini untuk mendorong pengurus dan anggota di 17 kabupaten/kota. Kemudian apa yang menjadi potensi di daerah masing- masing akan kita support dan dicarikan mitra yang bisa diajak bekerja sama untuk bersama sama memajukan roda organisasi.  “Harapan saya lima tahun ke depan karang taruna harus bisa mandiri minimal memiliki bidang usaha yang bisa menunjang roda organisasi seperti misalnya Kota Prabumulih yang memiliki banyak kebun nanas, kemudian Kota Palembang memiliki banyak Kolam ikan lele dan kita harap kepada kader Karang Taruna di masing -masing Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Selatan memiliki bidang usaha yang bisa ditonjolkan dan memiliki nilai jual kemudian akan kita support sehingga jangan hanya berharap bantuan dari pemerintah saja," ujarnya. (andre)