Tim Opsnal Polsek IB 2 Ringkus Dua Residivis Penodong

Tim Opsnal Polsek IB 2 Ringkus Dua Residivis Penodong
foto: ly/ms - Tersangka yang berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek IB 2 Palembang

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Dua Residivis Apriadi (19) dan Iqbal (22) tak lain keponakan dan paman ini, spesialis penodong yang kerap beraksi di tempat tinggal mereka mengunakan senjata tajam dan senjata api mainan, akhirnya diringkus Tim Opsnal Polsek Ilir Barat (IB) 2 Palembang, Senin (22/0/2021).

Kedua pelaku ditangkap atas dasar laporan korban Padli (39), yang saat itu mengantar seorang perempuan di Lorong Kedudukan 1 pada Rabu (10/2) pukul 02.00 Wib, setelah itu dihadang oleh 3 pelaku Apri Iqbal dan Edo Nago dengan menggunakan kayu, dan senjata tajam. Pelaku berhasil membawa kabur satu unit Hp Vivo Type Y 19.

Kedua pelaku diamankan pihak reskrim Polsek IB 2 Palembang, setelah petugas mengetahui keberadaan pelaku. Di mana pelaku Iqbal ditangkap saat berkumpul dengan teman temannya di Jalan PSI Lautan Kedudukan 1, sedangkan Apri ditangkap di rumahnya.

"Mereka ini spesialis sekaligus residivis penodongan di waktu sore dan malam dan ini sudah pekerjaan mereka, mereka ini paman dan keponakan, satu lagi Edo Nago masih DPO kita," ungkap Kapolsek IB 2 Palembang, AKP M Ihsan didampingi Kanit Reskrim Iptu Hermansyah, Kamis (25/2).

Dijelaskan Kapolsek IB 2 Palembang, kedua residivis penodong ini merupakan warga Jalan PSI Lautan Lorong Kedudukan Bukit I Rt 07 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB 2 Palembang, dalam beraksi mereka paman dan keponakan ini selalu bergantian pasangan dengan rekan mereka Edo Nago (21) (DPO) setiap beraksi di seputaran wilayah tepat tinggal mereka.

Modus merek terbilang unik, setiap mangsa yang akan menjadi korban akan ditanya kenal tidak dengan para pelaku, ditambah lagi jika korban pendatang maka akan dirampok.

Tak tanggung -tanggung dari Laporan Polisi (LP) dari masyarakat yang pernah menjadi korban atas aksi mereka lebih, diterima pihak Polsek IB 2 Palembang."Mereka bertiga selalu bertukaran pasangan, dimana pelaku Apri (keponakan) sudah ada 6 LP masyarakat yang pernah jadi korban pelaku, sudah dua kali masuk penjara sedangkan Iqbal sudah 3 kali," ujarnya.

Untuk modus aksi para pelaku dituturkan Kapolsek Ib 2 Palembang, jika mereka mengancam setiap korban yang datang di sekitar wilayah tempat tinggal mereka dengan ancaman balok kayu, sajam dan senpi mainan. "Hp korban dirampas, dan ditodong hingga diminta uangnya, 6 LP tersebut berada di wilkum kita seputaran tempat tinggal pelaku di Kedukan 2, Kedukan 1 dan Tangga Buntung, dia beraksi mengunakan sajam dan senpi mainan korek api untuk menakuti korbannya jika tidak kasih akan ditembak," jelasnya.

Sementara itu pelaku Apriadi, dengan tangan diborgol mengakui jika dirinya baru dua bulan keluar dari penjara, sering beraksi nodong di kawasan seputaran tempat tinggal mereka."Beraksi sekitar jam 7 malam, setiap beraksi dapat HP dijual dapat uang 500 ribu di bagi, korbannya aku todong make kayu, pisau, dan pistol korek api baru sekali, itu pun pistol boleh minjem," akunya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman minimal 9 tahun maksimal 12 tahun. (Ly)