Terekam CCTV, Dua Pencuri HP di Mesin ATM Diringkus Ditintelkam Polda Sumsel

Terekam CCTV, Dua Pencuri HP di Mesin ATM Diringkus Ditintelkam Polda Sumsel
Foto: IST - Para tersangka yang sudah diamankan aparat Ditintelkam Polda Sumsel

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Sempat terekam kamera CCTV, dua pelaku pencuri handphone di dalam mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) BRI, Ridwan (24) dan Erik Setiawan (24) kedua warga Bukit Palembang ini, tak berkutik saat diringkus Anggota Unit 1 Subdit 1 Ditintelkam Polda Sumsel di dua lokasi berbeda, Senin (30/11).

Kedua pelaku, tampak jelas terekam CCTV mengambil dua unit handphone HP merek OPPO dan Samsung J3 Pro milik korban Alpiko (42) warga Jalan Putri Kembang Dadar Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB 1 Palembang. Yang saat itu korban sedang mengambil uang di ATM BRI Jalan Srijaya Negara Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB 1, Sabtu (24/10) sekitar pukul 10.30 Wib, saat meletakan 2 unit handphone di mesin tertinggal. Dari rekaman CCTV, tampak salah satu pelaku Ridwan, mengambil handphone lalu diberikan kepada Erik Setiawan. "Modus mereka ini, mengambil uang di ATM menggunakan kartu ATM orang lain. Saat pelaku Erik menarik uang, pelaku Ridwan melihat ada dua unit hp di dekat mesin ATM kemudian langsung diambil dan disimpan di balik celana bagian belakang," Ungkap Kanit I Subdit I Ditintelkam Polda Sumsel Kompol Agus Marhabi.

Masih dikatakan beliau, proses penangkapan kedua pelaku, dijelaskan beliau setelah melihat hasil rekaman CCTV. Gerak cepat petugas, selain mengamankan dua pelaku juga mengamankan seorang penadah hasil curian Ari Novian beserta barang bukti satu unit handphone merek Samsung jenis J3 Pro. Selanjutnya para pelaku beserta barang bukti akan diserahkan ke Polsek IB 1 Palembang. "Kami berhasil mengungkap kasus ini dari melihat rekaman CCTV, dimana pelaku Ridwan ini mengambil dua unit HP milik korban namun tidak mau dikembalikannya bahkan satu unit HP diberikannya ke temannya sedangkan HP OPPO dijual Ridwan ke Internasional Plaza (IP). Kami akan menyerahkan para pelaku ini ke Polsek IB I untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, pengakuan pelaku Ridwan, jika HP Samsung J3 Pro yang diberikan kepada Erik tidak digunakan melainkan dijual kembali kepada ke Ari Novian (24) seharga Rp 300 ribu. "Nah Rik ambeklah HP ini aku nemu HP. Lalu HP itu diambil Erik sedangkan OPPO aku yang mengambil dan aku jual ke IP seharga Rp 1.3 juta dan uangnya untuk memperbaiki motor," akunya.

Hal senada juga disampaikan Erik Setiawan. Ia mengatakan dia tidak tahu kalau Ridwan mengambil dua unit HP saat berada di dalam mesin ATM karena saat itu dia hanya berkata menemukan HP dan diberikannya kepada Erik. "Aku baru tahu dio dapat duo Hp pas sekarang inilah kareno dio ngomong ambeklah bukan hp maling. Kareno hp itu sudah jelek aku pun ambil dan aku jual ke Ari seharga Rp 300 ribu," akunya. (Ly).