Tercatat Ada Enam Titik Api

Tercatat Ada Enam Titik Api

BATURAJA, MEDIASRIWIJAYA – Camat Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Dini Justini, S.IP., M.M. melaporkan upaya yang dilakukan dalam mengatasi Karhutla ini antara lain membentuk tim Satgas tingkat kecamatan dan relawan desa yang dibantu juga oleh Koramil serta Polsek bersama masyarakat lainnya. Hal ini ia sampaikan, saat Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Kecamatan Muara Jaya Bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Camat Muara Jaya, kemarin.
Ia menambahkan, Pada awal bulan Juli hingga September tahun 2020 ini terjadi 6 titik api di 3 desa. Penyebabnya, pembukaan lahan dengan cara membakar. Kendala yang dihadapi di lapangan adalah keadaan daerah yang berbukit-bukit yang susah ditempuh. “Upaya yang telah dilakukan adalah dengan membuat imbauan seperti banner, spanduk untuk mengedukasi masyarakat akibat dampak yang ditimbulkan oleh karhutla,” katanya.  
Di samping itu Kepala BPBD, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Amzar Kristofa mengatakan pada tahun 2019 yang lalu Provinsi Sumsel penyumbang asap nomor dua setelah Kalimantan. Seperti diketahui dampak yang ditimbulkan dari Karhutla ini adalah berpengaruh dalam bidang ekonomi yang berimbas juga pada bidang kesehatan. “Dampak yang dirasakan dalam bidang ekonomi antara lain pembatasan operasional penerbangan, baik angkutan darat, dan laut. Sedangkan dalam bidang kesehatan dampak yang ditimbulkan adalah merebaknya penyakit ISPA terdapat 600.000 jiwa dan sekolah juga diliburkan. Kerugian yang ditimbulkan dari Karhutla ini sangat besar,” jelasnya.
Wakil Bupati OKU Johan Anuar mengatakan untuk mengingatkan kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda  Kabupaten OKU, untuk itulah agar selalu waspada dan mengikuti protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19 ini. 
Selanjutnya, Wabup menjelaskan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi adalah akibat kebiasaan lama masyarakat untuk membuka lahan dengan melakukan pembakaran lahan, kebiasaan ini masih terjadi sampai sekarang ini. “Untuk itulah, Satgas Karhutla harus dapat memberikan pemahaman dampak yang ditimbulkan dengan pembakaran hutan dan lahan tersebut,” jelasnya.
Pada kesempatan itu Wabup mengapresiasi atas kesiapsiagaan seluruh Satgas di Kecamatan Muara Jaya, dapat mengatasi Karhutla dengan cepat, sehingga dampak yang dirasakan tidak terlalu mengkhawatirkan bagi masyarakat.(rws)