Sumantri Adi Resmi Ketua SMSI Banyuasin Periode 2020-2023

Sumantri Adi Resmi Ketua SMSI Banyuasin Periode 2020-2023
Foto: IST - Foto bersama Pengurus SMSI se-Sumsel usai pelantikan Pengurus SMSI Banyuasin

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA  – Sumantri Adi resmi menjabat Ketua SMSI Banyuasin periode 2020-2023. Sumantri bersama pengurus lain dikukuhkan oleh Ketua SMSI Sumsel Jon Heri pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Banyuasin Masa Bakti 2020-2023 berlangsung di ruang Auditorium Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Senin (23/11).

Pelantikan ini dilakukan Ketua SMSI Sumatera Selatan (Sumsel) Jon Heri dengan dihadiri Sekda Banyuasin Senen Har, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuasin Diding Karnadi dan Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ikang Ade Putra. Ketua SMSI Banyuasin Sumantri Adi mengatakan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara pelantikan ini bisa berlangsung dengan baik dan lancar. “Terima kasih telah mendukung saya dan teman-teman untuk kami memimpin SMSI Banyuasin, terima kasih juga kepada Bupati Banyuasin dan pihak terkait, semoga kami bisa menjalankan tugas dan fungsi kami sebagaimana mestinya,”katanya.

Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri mengatakan SMSI bukan barang baru dalam dunia pers, SMSI sudah dibentuk pada tahun 2017 dibentuk di Banten. Tujuan SMSI ini juga merupakan perpanjangan tangan dari Dewan Pers untuk memverifikasi media, sehingga jelas media tersebut ada perusahaan media dan keberadaannya. “Saya berharap kawan bisa melaksanakan tugasnya dan mendata media online di Banyuasin, tidak ada lagi media online yang cuma hanya ada Web, media online harus profesional dan bertanggung jawab,”ujarnya.

Joh Heri mengatakan PWI dan SMSI bagai dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan, dua organisasi ini merupakan konstituen Dewan Pers, dimana PWI terdapat persatuan wartawannya dan SMSI terdapat persatuan pemilik medianya. “Selamat buat kawan yang telah dilantik, bukan pas dilantik merasa hebat, tapi justru harus bertanggung jawab terhadap media online di Banyuasin, kalau belum ada PT kita ajak, kalau tidak ada kantor, kita ajak 1 kantor bersama, sehingga tidak menyesatkan pembaca,” tegasnya. (*)