Sopir Taksol Dipukul Penumpang

Sopir Taksol Dipukul Penumpang
Foto: IST - Foto korban

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Sopir taksi online, kembali menjadi korban tindak kekerasan. Kali ini dialami korban Anial alias Opa Aan (52), mengalami luka di pelipis mata kanan, akibat pukulan dari oknum customernya.
Kejadian berawal korban Anial, mendapat order melalui aplikasi seorang laki -laki diketahui bernama Andri Arifrianto (46), warga Perum Bukit Sejahtera Blok J3 Rt 065 Rw 021 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB 1 Palembang bersama dua orang lagi salah satu perempuan.
Setiba di TKP di Jalan MP Mangkunegara tepatnya Simpang Patah Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) III Palembang, Minggu (4/4) sekitar pukul 07.30 Wib, antara korban dan penumpang diduga terjadi selisih paham.
Diduga pemicu penganiayaan ini berawal saat korban memacu laju kendaraannya agak cepat mengingat situasi kondisi jalan yang sepi mengingat hari libur. Oknum pelanggan bernama Andri ternyata tidak senang yang berujung cekcok mulut. "Kita mendapat pelanggan melewati aplikasi, karena jalan saat itu sepi tidak ada hambatan di jalan agak gegas sedikit, rupanya penumpang tidak setuju, dia langsung ngomong '...biar aku bae bawanya aku paca (bisa) lebih cepat lagi..' aku jawab jangan ngomong pecak itu, di dalam mobil itu ada 3 penumpang,"ungkap korban.
Karena terjadi cekcok, akhirnya korban Opa Aan mengcansel orderan penumpang, diduga belum sampai tujuan dan pembatalan orderan membuat oknum customer ini langsung ngamuk. "Karena marah aku turuni penumpang itu, takut sama -sama emosi, lebih baik aku batalkan itu. Waktu dia turun dak senang, sambil banting pintu mobil 2 kali kencang nian, ke tiga kali dia mau buka pintu samping mau pukul aku tapi tidak bisa," jelasnya.
Bahkan dia (pelaku) sempat muter- muter di mobil korban sambil mukul- mukul, melihat hal tersebut korban keluar dari dalam mobil, lantaran mobil yang menjadi tempat mencari nafkah akan dirusak oleh pelaku. "Waktu aku maju dia muter- muter sambil pukul mobil, aku keluar mobil itu priok nasi aku, dia mau pukul aku, aku dului, lalu ditarik perempuan rupanya lepas, di pukulnya akhirnya aku lari ke Pos Polisi di Patal, diamankan di sana aku," jelasnya.
Usai diamankan pihak kepolisian, korban disarankan untuk melaporkan kejadian tersebut dan melakukan visum atas penganiayaan terhadap dirinya.
Dari penganiayaan itu menyebabkan korban Anial mengalami luka di pelipis mata kiri, dan luka lebam di bawa mata kiri menyebabkan mata kiri tidak dapat membuka. "Di atas alis itu bocor kiri terus di bawah mata itu memar bengkak besar kiri juga mata sebelah ini sudah tertutup karena bengkak," akunya.
Korban Aan, berharap pihak kepolisian dapat segera memproses laporan sesuatu hukum yang berlaku. "Harapannya dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, aku termasuk sudah dianiaya seperti ini, terus dipukul di depan umum sampai tersungkur seperti itu, aku malu harga diri aku," harapnya.
Atas kejadian tersebut, korban Anial, warga Jalan Garuda 1 Blok 30 No 04 RSS A Rt 75 Rw 29 Kelurahan Sako Palembang, melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, dan laporan korban telah diterima petugas dengan Nomor : STTLP/601/IV/2021/Sumsel/Restabes/SPKT.
Saat ini petugas Penyidik Reskrim Polrestabes Palembang, masih melakukan penyidikan atas laporan korban. (Ly).