Satgas COVID 19 UIGM: Tetap Waspada

Satgas COVID 19 UIGM: Tetap Waspada
Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Corona Virus Disease (COVID) 2019 Universitas Indo Global Mandiri (IGM), M Fadhiel Ali, S.Kom, B.I.T, M.T.I (FOTO: IST

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  — Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Corona Virus Disease (COVID) 2019 Universitas Indo Global Mandiri (IGM), M Fadhiel Ali, S.Kom, B.I.T, M.T.I. mengimbau kepada seluruh civitas akademika dan keluarga besar Yayasan Indo Global Mandiri untuk tidak lengah terhadap ancaman bahaya COVID-19 saat ini. Ia menegaskan, saat ini kondisi masyarakat sedikit lengah dan sosialisasi akan bahaya COVID-19 sedikit berkurang. “Mari kita tetap menjaga diri kita dan tetap waspada mengikuti protokol kesehatan dan berdoa untuk keselamatan kita semua,” katanya, Jumat (27/11).

Ia berharap banyaknya kasus kematian dan angka pasien terpapar COVID-19 yang terus meningkat menjadi pelajaran dan menyadarkan siapapun agar tidak melupakan, jika COVID-19 ini belum usai.

Universitas IGM telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan yang telah berjalan sejak beberapa bulan lalu. Mulai dari alat pengukur suhu tubuh, wajib penggunaan masker, hand sanitizer, melakukan penerapan jaga jarak. “COVID-19 masih berbahaya. Sudah memasuki akhir tahun dan kian new normal di tengah masyarakat. Saya harap, semuanya tetap waspada akan bahaya COVID-19 ini. Jangan sampai terpapar. Sudah ada beberapa teman dekat saya yang terkena dampak secara langsung keluarganya ada yang kritis, bahkan meninggal, ” imbaunya.

Sementara, hingga 26 November 2020, Dinas Kesehatan Kota Palembang melaporkan data perkembangan penanganan COVID-19 sebagai berikut: kasus konfirmasi positif meningkat 27 orang total berjumlah 4.031 Kasus. Yaitu terdiri dari pasien Asimptomatik berjumlah 1.615 orang dan pasien Simptomatik berjumlah 2.416 orang.

Pasien yang sembuh bertambah 12 total berjumlah 3.217 orang dan pasien meninggal dunia total berjumlah 227 orang. Suspek meningkat 118 orang total berjumlah 15.647 orang. Sebanyak 1.280 orang diantaranya masih dalam proses pemeriksaan dengan terkonfirmasi se banyak 2.416 orang. (rel)