RS Bhayangkara Palembang Atas Perintah Kapolda Jemput Pasien Tumor di Telang Banyuasin

RS Bhayangkara Palembang Atas Perintah Kapolda Jemput Pasien Tumor di Telang Banyuasin
Foto: IST - Pasien Rini yang sudah berasa di RS Bhayangkara Palembang

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA- Kepedulian dan rasa tolong menolong, tanpa mempedulikan ras, agama, kaya dan miskin. Membuat Rini (17) penderita tumor mulut mendapat secerca kebahagian ketika mendapat pengobatan gratis dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Foto: IST - Suasana penyemputan Rini yang dilakukan tim dari RS Bhayangkara Palembang.

Rini, warga Desa Karang Baru Kecamatan Sumbermarga Telang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel, merupakan sosok gadis periang anak bungsu dari tiga bersaudara, yang baru naik kelas 2 SMA ini, mengalami sakit berawal satu tahun yang lalu, dari sakit gigi yang dicongkel sendiri usai pulang sekolah, yang berujung terjadinya pembengkakan di daerah mulut (tumor mulut - red).

Sementara keluarga pasien, yang tinggal di daerah pedalaman yang sulit dijangkau akses kesehatan yang layak, apalagi sang ayah Senin adalah seorang buruh tani dengan penghasilan yang tidak seberapa, untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anaknya hanya pas-pasan. Pihak keluarga sempat melakukan berbagai usaha untuk mengobati anak gadisnya, akan tetapi karena keterkendala biaya. Hal ini membuat kedua orang tuanya mengharapkan bantuan. "Anak kami ini awalnya sakit gigi dicongkelnya, kami sudah berobat ke dukun dan Puskesmas Muara Telang disarankan mereka ke RSMH, karena kami tidak ada uang lagi untuk biaya jadi kami tidak berangkat," ujar sang ibunda Fatmah, Jumat (9/10).

Fatmah bersama sang suami Senin, merasa bahagia ada bantuan untuk kesembuhan penyakit anak gadisnya. "Terimakasih bapak Kapolda atas bantuannya, terimakasih banyak," ujarnya.

Rini, ditemani kedua orang tuanya Senin (60) dan sang ibunda Fatmah (55), dijemput langsung oleh petugas Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang pada Kamis (08/10) petang didampingi Kapolsek Muaratalang.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang AKBP dr Wahono Edhi SpPD, membenarkan jika pihaknya atas perintah Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, menjemput pasien tumor mulut guna mendapat pengobatan. "Benar, atas perintah bapak Kapolda, pasien di jemput anggota Polsek, hasil koordinasi dengan Kapolres Banyuasin. Kapolres Banyuasin perintahkan Kapolsek untuk menjemput dan mengantar pasien ke RS Bhayangkara," ungkap AKBP dr Wahono Edhi SpPD.

Dikatakan beliau, ketiba di UGD RS Bhayangkara Palembang, tim medis UGD langsung bekerja dengan memeriksa kondisi pasien Rini terhadap penyakit yang dialaminya, sesuatu standar protokol kesehatan. "Kita telah melakukan pengecekan covid - 19, hasil rapid negatif, saat ini kami sedang lakukan 'biopsi' untuk mengetahui jenis tumornya," terangnya.

Guna membantu penyembuhan pasien, pihak RS Bhayangkara Palembang, telah bekerjasama dengan berbagai pihak demi kesembuhan pasien tumor mulut tersebut. "Saat ini kita sudah bekerja sama dengan perangkat desa telah mengaktifkan BPJS pasien, dan pasien ini juga mendapat bantuan dari Yayasan Kanker Insan Bumi Mandiri dan Smile Train," jelasnya.

Dengan bantuan pengobatan gratis ini, beliau mengharapkan agar Rini mampu bersekolah lagi mengejar mimpi yang sempat tertunda karena sakit yang dideritanya. "Menginjak usia 17 tahun Rini harus berhenti dari sekolah karena tumor mulut yang dideritanya kian hari kian membesar hingga membuatnya kesulitan untuk makan, minum, bahkan berbicara. Rini sangat ingin bisa sembuh agar ia bisa kembali bersekolah dan menggapai cita-citanya." ujar Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang AKBP dr Wahono Edhi SpPD. (Ly).