Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) I BAN S/M Provinsi Sumsel Tahun 2019

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) I BAN S/M Provinsi Sumsel Tahun 2019
(foto: mediasriwijaya.com/ist). foto bersama Kepala DIknas Sumsel, Ketua BAN S/M dan perwakilan undangan serta peserta.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA. com - Bertempat di The Zuri Hotel Palembang berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) I Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah Provinsi Sumatera Selatan yang diikuti 77 peserta perwakilan dari kabupaten/kota se-Sumsel selama dua hari yaitu tanggal 15-16 Maret 2019. "Alhamdulilah kemarin sore sudah berlangsung acara pembukaan. Rakorda I BAN SM Tahun 2019 ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel, Drs. H  Widodo, M.Pd," kata Ketua BAN SM Sumsel, Drs H Sutarman, MM di sela pelaksanaan Rakorda I hari kedua, Sabtu (16/3).

Didampingi Sekretaris BAN SM Sumsel, Drs H Aridi Akuan dan Ketua Panitia Rakerda II, Drs H Tarmizi Mairu, MM, Sutarman menambahkan kegiatan ini digelar dengan tujuan menginformasikan rencana kegiatan BAN SM Sumsel 2019. 

Menurut Sutarman, tahun ini merupakan tahun penuntasan  akreditasi sesuai target RPJMN 2014-2019. Tidak ada lagi satuan pendidikan yang belum divisitasi. Tahun lalu, kuota sebesar 2.110 namun tahun 2019 mendapat jatah 2.300 dari sasaran 3054 sekolah/madrasah. Semua sekolah yang belum diakreditasi bisa mendaftar untuk divisitasi. Namun menurut Sutarman bahwa prioritas sasaran baru semua jenjang pendidikan. "Tahun ini tahun akhir. Jangan sampai ada satuan pendidikan yang tidak divisitasi. Kalau masih ada segera untuk disampaikan,"kata Sutarman seraya berharap seluruh kepala dinas, kepala kantor wilayah kemenag untuk mengecek kebenaran data sekolah sasaran. Hal ini untuk menghindari ada sekolah yang sudah tutup namun masih masuk daftar sasaran. "Tahun 2018 kita sudah sampaikan rekomendasi yang berisi standar-standar pendidikan yang belum terpenuhi sekolah/madrasah di kabupaten/kota," kata Tarman. Menurutnya, tahun 2018 BAN SM Sumsel mendapat kuota awal 1.876, tahap 1 visitasi sebanyak 1.017 s/m. Karena pelaksanaan tahap 1 sukses sehingga Sumsel mendapat reward tambahan kuota sebanyak 100. Selanjutnya, dapat efisiensi anggaran sehingga dapat lagi kuota sebanyak 134. 

Adapun peserta Rakorda I BAN SM 2019 ini terdiri dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan provinsi, kemenag kabupaten/kota dan provinsi, koordinator pelaksana akreditasi dari 17 kabupaten/kota. "Mereka terdiri dari terdiri dari BAN SM Sumsel, Kemenag, kakanwil provinsi, tim pakar dan panitia pelaksana.

 

Pemateri dalam kegiatan ini antara lain Kadiknas Sumsel, Kakanwil Kemenag Sumsel yang disampaikan Drs H Khusrin, MM (Kabid Madrasah). Selanjutnya, tampil sebagai pemateri lain yaitu Kepala LPMP Sumsel yang diwakili Drs Sugianto MM, Ketua BAN S/M.

Sehari sebelumnya, Kadiknas Sumsel Dr H Widodo dalam sambutannya sekaligus membuka acara pada kesempatan ini mengimbau agar rekomendasi dijadikan acuan kebijakan. "Jangan berdasarkan peminat. Rekomendasi itu dijadikan acuan pendidikan supaya bisa melihat kondisi riil dengan sekolah/madrasah yang akan dijadikan sasaran," kata Drs H Widodo, M.Pd. (saf)