Pos Pantau Palindra Kembali Diaktifkan

Pos Pantau Palindra Kembali Diaktifkan
foto : ms/as Kapolres Ogan Ilir AKBP Ghazali Ahmad SIK MH

INDRALAYA, MS - Aksi kejahatan jalanan yang akhir-akhir ini meresahkan para pengguna jalan raya yang melintas di sepanjang titik jalur Palembang-Indralaya (Palindra) Kabupaten Ogan Ilir (OI) dengan modus "bajing loncat". Akhirnya membuat aparat Kepolisian setempat mulai mengggalakkan kegiatan "preemtif" yakni dengan cara patroli disepanjang titik jalur yang disinyalir rawan terjadinya aksi tindak kejahatan bajing loncat.

Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad SIK MH menegaskan selain penigkatan giat patroli, salah satunya upaya pencegahan yang dilakukan yakni dengan mengaktifkan pos pantau yang berada di Jalintim Palindra, tepatnya di titik Km 20, Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten OI mulai Kamis (1/8). Hal itu dilakukan guna memudahkan pemantauan di jalur lalulintas (lalin), terutama dari Indralaya-Palembang atas terjadinya aksi kejahatan begal sepeda motor dan bajing loncat yang mulai marak akhir-akhir ini.


“Memang kita akan efektifkan kembali pos pantau yang ada untuk pencegahan tindak kejahatan seperti bajing loncat pembegalan dan lainnya,” kata Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad didampingi Kasat Lantas AKP Desy Arianti.

Menurut Kapolres, dengan diaktifkannya kembali pos pantau yang terletak KTM Sungai Rambutan ini bisa membantu menanggulangi aksi kejahatan di jalintim. Karena tiap harinya  di pos pantau itu dijaga anggota aparat Kepolisian dari Polres OI, terdiri dari anggota Polantas, Reskrim, Shabara dan Intelkam. Penjagaan dilakukan selama 1 x 24 jam secara bergantian.

“Selain pos pantau di Desa Sungai Rambutan itu, kita juga ada empat pos laka lalulintas seperti Pos Laka Kayuare Pos Laka Timbangan 32, pos laka didaerah Parit dan pos laka di Tanjung Raja. Kita harapkan dengan upaya ini bisa menanggulangi berbagai aksi kriminal di Jalintim,” tuturnya.

Terkait dengan upaya penanggulangan kejahatan itu, Kasat Reskrim Polres OI AKP Malik Fahrin menghimbau kepada masyarakat juga lebih waspada. Seperti menghindari bepergian dijalan tempat yang sepi dan kalau memang terpaksa harus mengajak kawan yang jelas jangan sendirian. Ini guna menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Apabila melihat hal hal yang mencurigakan, secepatnya laporkan kepada aparat atau ke pos-pos Polisi terdekat. Sehingga anggota kita dapat bertindak cepat,” ujarnya.(RY)