Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang ke Rawa Lebak di Ogan Ilir Diamankan Polisi

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA –Jajaran Unit Reskrim Polsek Pemulutan yang dipimpin Kapolsek IPTU Alanuari bersama Kanit Reskrim IPDA Zulkarnain Afianata ST MSi berhasil mencokok seorang pelaku pembunuhan perempuan paruh baya yang jasadnya ditemukan di area semak di Desa Seribanding Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa hari yang lalu. Tersangka Ahmad Syazili (34), warga Dusun I Desa Seribanding Kecamatan Pemulutan. Ia berhasil dibekuk petugas Kepolisian tanpa perlawanan pada Rabu malam (23/09) pukul 23.00 ketika sedang berada di rumahnya. Guna menjalani proses penyidikkan lebih lanjut, malam itu juga tersangka langsung dibawa ke ruang penyidik Sat Reskrim Polres OI.

Kapolres OI AKBP Yusantiyo Shandy SIk mengungkapkan, tersangka pembunuhan merupakan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ. “Tersangka terdaftar dalam buku ODGJ,” kata Yusantiyo kepada wartawan di Indralaya, Kamis (23/9). Penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah aparat Kepolisian melakukan penyelidikan selama beberapa hari. “Ini tersangka 338 (KUHP, kasus pembunuhan),” ujar AKP Yusantiyo. Mengenai lokasi pembunuhan terhadap korban bernama Tarbiyah (52) berada di Dusun II Desa Seribanding yang berjarak tak jauh dari kediaman tersangka.

Dijelaskan Kapolres, kecurigaan terhadap tersangka sudah ada sejak awal penyelidikan. Akan tetapi, pada saat itu pihaknya masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan, untuk memastikan kecocokan dengan keterangan saksi mata dan barang bukti yang ditemukan. “Setelah hasil labfor keluar kemarin sore, barulah kami bergerak menangkap tersangka di kediamannya,” ungkap Kapolres OI. Saat ditangkap, tersangka sedang tertidur pulas dan tanpa perlawanan. Dari tangan tersangka, Polisi berhasi mengamankan barang bukti utama berupa sebilah parang untuk membunuh korban. Barang bukti lainnya berupa pakaian tersangka dan korban juga diamankan polisi. “Barang buktinya kami himpun di Mapolres Ogan Ilir,” jelas AKBP Yusantiyo.

Tersangka sempat dibawa Polisi ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar di Palembang sebelum diproses lebih lanjut. Saat diinterogasi petugas, tersangka kerap memberikan keterangan berubah-ubah dan tak konsisten. “Tersangka sempat bilang pada penyidik bahwa dia kesal dengan korban. Namun tidak dibeberkan kesal karena apa,” ungkap AKBP Yusantiyo. “Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap tersangka ini. Yang jelas, saat ini sudah kami amankan dan menunggu proses selanjutnya,” jelasnya. Sementara diketahui, beberapa hari lalu warga masyarakat Desa Seribanding Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten OI digegerkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin wanita terlentang di rawa semak Desa Seribandung. Saat ditemukan warga, kondisi mayat mengalami luka gorok pada bagian leher yang nyaris putus.

Dari olah TKP, petugas Kepolisian juga mengamankan barang-barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis parang bergagang besi, sehelai baju kaos oblong warna biru, sehelai celana pendek warna biru, sehelai celana dalam warna orange, sehelai celana pendek warna orange, sehelai pakaian dalam wanita berwarna merah muda, sehelai celana pendek warna abu-abu.(Ber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *