Pelaku Pembunuh Tetangga Menyerahkan Diri ke Polsek Gandus

Pelaku Pembunuh Tetangga Menyerahkan Diri ke Polsek Gandus
Foto: ms/lily - Pelaku pembunuhan ditemani keluarganya menyerahkan diri ke Polsek Gandus Palembang.

Pelaku pembunuhan M Hanif Mustaqim (22) warga Jalan PSI Kenayan Rt 004 Rw 002 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, dengan diantar Ibu kandung dan pamannya, menyerahkan diri langsung menemui Kapolsek Gandus Palembang, AKP Aidil Fitri di Mapolsek Gandus Palembang, Selasa (2/7) pukul 19.00 wib.

Pelaku Hanif datang ke Mapolsek Gandus Palembang, mengunakan pakaian putih garis- garis dan celana jeans duduk di samping pamannya dan Kanit Res Polsek Gandus Palembang Ipda Naibaho, niat baik keluarga pelaku diterima langsung oleh Kapolsek Gandus Palembang.

Pelaku M Hanif, nekat menghabisi nyawa korban M Fadli (41) karyawan swasta, yang masih satu kampung dengan pelaku. Lantaran berusaha membela diri, karena korban Fadli yang marah karena ditagih utang sebesar Rp 200 ribu oleh pelaku. "Iya benar pelaku pembunuhan diserahkan oleh paman dan ibunya, langsung diantar ke Polsek Gandus semalam," ungkap AKP Aidil Fitri, Rabu (3/7).

Diceritakan Kapolsek Gandus Palembang, kejadian berawal permasalahan hutang piutang, dimana korban Fadli meminjam uang kepada pelaku Hanif sebesar Rp 200 ribu, dengan perjanjian waktu meminjam di pagi hari akan dikembalikan pada sore harinya.

 Karena korban Fadli, tak kunjung membayar utang membuat pelaku Hanif terus mendesak korban untuk membayat utang, terjadi hujatan melalui SMS whatsapp yang membuat korban tersinggung, dan mendatangi rumah pelaku. "Korban yang punya utang kepada pelaku, tidak mau bayar, ribut di SMS Whatsapp, korban tersinggung lalu mendatangi rumah pelaku, setibanya korban langsung memukul kepala pelaku mengunakan tabung gas 3 Kg," jelas AKP Aidil.

Pelaku Hanif yang berada di dalam rumah, terjadi perkelahian dengan korban Fadli. Merasa diserang di rumah sendiri. Pelaku Hanif berusaha membela diri, langsung masuk ke dalam rumahnya mengambil pisau. "Pelaku langsung masuk ke dalam mengambil pisau, lalu menusuk perut korban di sebelah kiri," jelasnya.

Peristiwa berdarah itu, terjadi di depan rumah tersangka, Senin (1/7) pukul 17.30 wib, melihat korban Fadli bersimbah darah langsung dibawa ke IGD RSMH Palembang, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong lagi. "Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit RSMH Palembang," ujar Kapolsek Gandus Palembang.

Untuk proses selanjutnya, pelaku Hanif bersama barang bukti satu buah senjata tajam dan satu buah handphone milik korban telah diamankan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dapat dipidana. "Pelaku ini kita jerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP jo Pasal 338 KUHP, karena dalam kasus penganiayaan ini menyebabkan korban meninggal dunia," jelas Kapolsek Gandus Palembang.(Ly)