PELAKSANAAN HARI KETIGA INCoEPP:  Gelaran Spektakuler Awal Tahun UPGRI Palembang Libatkan 8 Negara dengan 580 Presenter Dunia

PELAKSANAAN HARI KETIGA INCoEPP:  Gelaran Spektakuler Awal Tahun UPGRI Palembang Libatkan 8 Negara dengan 580 Presenter Dunia
foto: IST -Pemukulan gong pada seminar internasional di hari ketiga, Rabu *27/1)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Universitas PGRI Palembang menggelar kegiatan ilmiah International Conference on Education Universitas PGRI Palembang (INCoEPP) berlangsung hingga 4 hari ke depan, mulai 25 Januari 2021 sampai dengan 28 Januari 2021, dengan menghadirkan 10 orang narasumber utama, yang berasal dari 8 negara yaitu Indonesia, Pakistan, Philipine, Thailand, USA, Nepal, India dan Canada, dan diikuti juga oleh 194 partisipan dan 580 orang presenter yang juga berasal dari berbagai negara di antaranya Indonesia, Kogo-Afrika, Inggris, Sidney-Australia, Bangkok-Thailand, Vietnam, Bangladesh, India, Singapura dan Kuala Lumpur-Malaysia.

foto: iah/yun/ms - Para peserta seminar di hari ketiga, Rabu (27/1).

foto: IST - Drs H Surmanah MM, mewakili Ketua PGRI Sumsel 

Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd, MM diwakili Sekretaris Umum, Drs Surmana MM mengatakan "Dari kami akan selalu mendukung. Artinya kebijakan terutama untuk mahasiswa pascasarjana ini diharapkan setiap tahun bisa melaksanakan seminar internasional," ujar Surmanah. 

 Surmana mengatakan, semua generasi muda termasuk guru dan juga instansi pendidikan termasuk universitas harus keluar dari zona nyaman. "Kalau kita tidak keluar dari zona nyaman maka siap-siap akan tertinggal. Termasuk juga banyak profesi yang dulu ada sekarang tidak ada lagi. Sehingga mau tidak mau dan suka tidak suka, kita harus terus meningkatkan kompetensi,” jelasnya.

Surmana mengaku apresiasi dengan Universitas PGRI Palembang, yang terus melakukan peningkatan layanan pendidikan berkaitan baik itu Seminar Internasional maupun membuka program studi yang sesuai dengan perkembangan zaman.“Tapi jangan sampai lupa, ditengah semua kecanggihan teknologi dan soft skill tetap keteladanan harus menjadi poin penting. Karena karakter tetap menjadi bekal utama dalam kehidupan,” ujarnya.

foto: IST - Ketua Umum YPLP PT PGRI Sumsel, Hj Meilia Rosani, SH MH saat sambutan

Di tempat yang sama, Ketua Umum YPLP PT PGRI Sumsel, Hj Meilia Rosani, SH MH mengatakan Era digital transformation of Education ini sesuatu yang harus dilaksanakan. "Bukan suatu pilihan tapi wajib dilaksanakan. Para peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa Pascasrjana dengan profesi sebagai guru atau dosen, sehingga mereka itu nanti akan menjadi The Next Door yang akan mengajari generasi ke depan dengan kualitas maksimal," ujarnya.

Foto: IST - Rektor UPGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi saat sambutan.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, M.M, M.Si mengatakan tujuan digelar seminar internasional ini selain untuk memberikan penanaman karakter kepada para peserta yang merupakan mahasiswa pascasarjana di Universitas PGRI Palembang. "Kuliah di Universitas PGRI Palembang harus berubah maka seminar internasional ini adalah bagian dari tujuan kami untuk penanaman karakter. Kita menyiapkan guru masa depan," ujar Bukman.

perkembangan teknologi dan informasi di dunia pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 yang terjadi saat ini, membuat Universitas PGRI Palembang terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang maksimal dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Bukman mengatakan, dari 21 program studi (prodi) Strata Satu (S-1) dimiliki saat ini, tahun ini PGRI Palembang akan membuka dua program studi tambahan yakni Program Studi (Prodi) Bisnis Digital dan Program Studi (Prodi) Otomotif. "Jadi dari Prodi Bisnis Digital ini nanti akan mengumpulkan ahli digital, ahli ekonomi yang saat ini sangat diperlukan di era revolusi Industri dan percepatan dunia digital. Begitu juga prodi otomotif untuk vokasional,” ujar Bukman.

Katanya, kedua prodi tersebut ditarget akan dibuka pada September 2021 karena syarat dan izin dari Dikti segera akan diterbitkan. Terobosan dilakukan Universitaz PGRI Palembang untuk menyiapkan generasi muda yang bisa mengubah masa depan. "Begitu juga pada generasi guru yang kini harus diimbangi perubahan kognitif yang lebih baik terutama terkait artificial intelegensi,"terangnya

Lanjutnya, dari semua perkembangan IT yang sangat cepat. Tenaga guru tak bisa diganti oleh mesin. "Makanya setiap dua tahun sekali kita terus menggelar Seminar Internasional,” jelasnya.

Ketua LLDikti Wilayah II, Prof. Yuliansyah, SE, MSA, PhD, Akt,CA pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa seminar internasional yang digelar Universitas PGRI Palembang ini sangat luar biasa. "Partisipannya luar biasa dan juga banyak juga yang internasional tapi peserta dari luar biasa pesertanya 28 peserta dari luar negeri dan ini merupakan potensi tersendiri bagi Universitas PGRI Palembang. Kami sangat berterima kasih dengan Rektor dan jajaran Universitas PGRI Palembang karena sudah melakukan hal spektakuler terkait dengan upaya meningkatkan kualitas SDM di bidang pendidikan," ujarnya.

Pada pelaksanaan hari ketiga, Rabu (27/1) ini, salah satu peserta seminar yang juga merupakan Sekda Kab OKI, H Husin, S.Pd, M.M menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan seminar internasional. "Kami selaku mahasiswa atau peserta sangat memberikan apresiasi yang tinggi terkait dengan diadakannya seminar internasional ini. Ini betul-betul menambah wawasan terutama bagi peserta khususnya rekan-rekan guru. Semoga kegiatan ini banyak manfaatnya dan kami sangat bangga menjadi bagian dari Universitas PGRI Palembang yang terus melaju dengan mutu," kata H Husin.

foto: iah/yun - Sekda OKI saat dimintai komentarnya di sela seminar hari ketiga, Rabu (27/1).

Sementara itu, di tempat yang sama, Sekda Kab OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, M.Si, MH, yang juga sebagai peserta seminar dan mahasiswa Pascasarjana Universitas PGRI Palembang menyatakan kegiatan seminar ini sangat luar biasa. "Kegiatan pada hari ini sangat luar biasa. Saya terus terang saja sudah ini yang kesembilan kali tempat saya kuliah baru sekali ini saya mengikuti kegiatan yang sangat luar biasa. Untuk seminar internasional ini melibatkan hampir seluruh dunia ini nanti betul-betul dapat menyumbangkan ilmu pengetahuannya khususnya di Sumatera Selatan ini. Pada saatnya nanti guru betul-betul berkualitas anak didiknya akan lebih baik lagi di masa yang akan datang," ujarnya. 

foto: iah/yun/ms - Sekda OKU memberikan pernyataan terkait seminar internasional UPGRI Palembang ini.

Adapun agenda Seminar Internasional hari ketiga ini di antaranya diisi dengan materi dengan masing-masing pemateri di antaranya Mr.  Rani Ram Sharma, M.Ed. dari Nepal, Mrs.  Karren Fosdahl B.S.R.C dari USA, Mrs. Prof. Dr. Rachana Saxena, Ph.D dari India dan Dr. M.V. Reddy dari Kanada. Adapun jumlah seluruh partisipan hari ini adalah 322 dan 592 presenter dari Indonesia, Kongo, England,  Australia,  Thailand, Vietnam, Bangladesh, India, Singapore, dan Malaysia. (iah/yun)

Foto: iah/yun/ms - Foto bersama