Operasi Sikat Musi 2020 Polres OI Ringkus Komplotan Pencuri Sawit

Operasi Sikat Musi 2020 Polres OI Ringkus Komplotan Pencuri Sawit
Foto: IST - Kendaraan truk yang dipergunakan untuk melancarkan aksi pencurian sawit

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Dalam Operasi Sikat Musi 2020, Polres Ogan Ilir (OI) Sumsel, berhasil meringkus satu dari komplotan pencuri tandan buah kelapa sawit milik perkebunan PT BSP di Desa Tanjung Miring Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten OI Sumsel, Senin (23/11) sekitar pukul 23.00 wib.

Tersangka AG bin SP (23), sopir truk merupakan warga Desa Karang Sari Philip 4 Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim, berhasil diringkus petugas Reskrim Polres OI. Saat mobil truk yang dikemudikannya, Selasa (24/11) sekitar pukul 00.30 Wib melintas di Jalan Raya Dusun Tangai Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten OI Sumsel.

Selain mengamankan tersangka petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit R4 mobil truk PS 100 dengan nomor polisi (Nopol) BG 8228 LD, satu buah handphone merek nokia dan tandan buah sawit sebanyak kurang lebih 3 ton.

Kasat Reskrim Polres OI Sumsel, AKP Robi Sugara membenarkan jika pihaknya mengamankan seorang pelaku pencurian tandan buah sawit, saat truk pengangkut hasil curian melintas. "Setelah menerima laporan kita melakukan penyelidikan, dapat informasi jika mobil yang digunakan mengangkut sawit curian melintas saat itu dikemudikan tersangka, langsung dilakukan pencegatan dan penangkapan," ungkap AKP Robi.

Proses penangkapan tersangka, sedikit mengalami kendala karena mobil yang dikemudikan tersangka tidak mau berhenti, terpaksa petugas memberikan tembakan peringatan ke udara. "Saat akan dihentikan Mobil truck tersebut melarikan diri dengan kecepatan tinggi Kemudian dilakukan pengejaran oleh anggota, sambil memberi tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali dengan tujuan agar sopir truk menghentikan kendaraannya dan akhirnya sopir (pelaku) menghentikan kendaraannya, tersangka saat ini diamankan di Polsek Muara Kuang," jelas Kasat Reskrim Polres OI.

Penangkapan tersangka AG, berawal dari laporan pihak perusahaan perkebunan PT BSP, di mana tersangka AG bersama komplotanya melakukan aksi pencurian.

Masih dikatakan Kasat Reskrim Polres OI, modus yang dilakukan oleh tersangka AG dan kawan- kawan, dengan cara mengambil atau memanen buah sawit dengan mengunakan alat berupa engrek, setelah terkumpul lalu diangkat mengunakan mobil truk. "Setelah dikumpul dan diangkut mengunakan truk untuk dijual ke penadah barang curian, akibatnya PT BSP mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta," ujarnya.

Guna mempertanggungjawabkan pembuatannya, tersangka AG kini mendekam di Polsek Muara Kuang Polres OI, dan tersangka AG dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan penjara di atas lima tahun. (Ly).