Kinerja OPD Empatlawang Dinilai Biasa-biasa Saja

Kinerja OPD Empatlawang Dinilai Biasa-biasa Saja
foto : Herman Rusul Yunus.

EMPAT LAWANG, MEDIA SRIWIJAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Rusul memuji semangat Bupati bersama Wakil Bupati Empat Lawang, dalam mengupayakan percepatan pembangunan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Namun sayangnya kata Herman, besarnya semangat kepala daerah tersebut tidak diimbangi kinerja para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dia nilai bekerjanya biasa-biasa saja.
Dijelaskannya, Bupati Empat Lawang terbukti memiliki semangat yang besar memajukan Empat Lawang. Seperti saat ini kata dia, 8 Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang saat ini sedang dibahas di DPRD Empat Lawang, Bupati dengan semangatnya ingin agar Raperda ini segera menjadi Perda. "Delapan Raperda itu sangat strategis, di antaranya ada Raperda tentang RPJMD dan Raperda tentang Pilkades, masalah irigasi, penataan pemukiman kumuh dan lain-lain, hendaknya para kepala OPD ini bisa mengikuti irama kinerja kepala daerah. Tapi, sejauh dari amatan saya, mereka ini kerjanya biasa-biasa saja," sesal Herman Rusul kepada wartawan usai mengikuti sidang paripurna DPRD Empat Lawang, dalam agenda penyampaian panitia khusus (pansus) DPRD Empat Lawang, pada pembahasan 8 Raperda Empat Lawang, Selasa (30/3).
Diapun berujar jika dia boleh menilai kinerja para kepala OPD dalam lingkungan kerja Pemkab Empat Lawang, maka nilai yang dia berikan rata-rata 6,0 poin. Karena kinerja para kepala OPD ini lamban. "Dari soal Delapan Raperda ini, semua OPD yang terlibat membahas ini, itu perlu ditingkatkan lagi," imbuhnya.
Menyebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Empat Lawang, merupakan salah satu OPD yang menjadi sorotan pihaknya, Herman mengatakan, Kabupaten Empat Lawang berencana menggelar Pilkades serentak pada 2021 ini, harusnya DPMDP3A Empat Lawang sudah mempersiapkan anggaran Pilkades serentak itu di APBD induk 2021 ini. "Namun nyatanya, mereka (DPMDP3A Empat Lawang) tidak menganggarkan dana untuk pilkades serentak itu. Akibatnya, jika pemerintah tidak bisa mengatasi anggarannya masuk di APBD Perubahan 2021 ini, pilkades serentak baru bisa dilaksanakan pada 2022, tidak bisa di 2021 ini," sesalnya lagi.
Tentu saja sambung Herman Rusul, saran yang dia sampaikan ke Pemkab Empat Lawang, segera masukan anggaran Pilkades serentak di APBD Perubahan 2021 mendatang. Kalau tidak, Pillades serentak tidak bisa dilaksanakan di 2021 ini."Saran kita yang lebih ekstrim lagi, sesuai dengan petunjuk Dirjen di Kemendagri RI, kalau tidak ada uangnya, pilakdes serentak di 2021 gagalkan saja, tunggu di 2022," tukasnya.(rodi)