HeadlineNasionalNUSANTARAPolda SumselSUMSEL

Kepala Staf Kepresidenan Muldoko Tinjau Arus Lalin Tol Lampung Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Memasuki H-4 menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 H. Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI Pur Muldoko, meninjau langsung arus lalu lintas di Jalan Tol Lampung Palembang, Rabu (27/4).

Muldoko, dalam peninjauan didampingi langsung Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri. Irjen Pol Toni Harmanto, Kapolda Sumsel dan Kombes Pol Pratama, Dirlantas Polda Sumsel.

Dari pantauan, H-4 arus lalu lintas di Jalan Tol Lampung Palembang terpantau normal, belum terjadi kepadatan kendaraan yang melintas.

Kedatangan rombongan KSP, Muldoko di salah satu Rest Area di Tol Penghubung Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, tepatnya di Rest Area di Km 227 Kabupaten Ogan Kombring Ilir (OKI) Sumsel. “Kesiapan tol saya melihat dari Lampung ke sini (rest area 227-red), sekali lagi saya ingin memastikan bahwa telah tersiapkan dengan baik,” ungkap Muldoko.

Dari pantauan dikatakan Muldoko, untuk jalan tol memang sudah ada perbaikan di beberapa titik tertentu, termasuk Rest Area termasuk Toilet yang bagus. “Memang ada beberapa titik perbaikan dan itu sudah relatif mulus dan Rest Areanya sangat baik termasuk TNI Polri dan Instansi sudah siap semua,” ujarnya.

Menjelang arus mudik tahun 2022, pemudik diprediksi melalui Jalan Tol Lampung Sumsel yang masuk Sumsel sekitar 5% dari data nasional 85 juta. “Secara nasional mobilitas orang ada 85 juta, dan 5 persen diprediksi dari sini jumlah kendaraan 235 ribu kendaraan, memang terjadi evoria lebaran tahun ini, dan kita sudah mengantisipasinya,” jelasnya.

Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri menuturkan secara nasional antisipasi arus mudik termasuk arus kendaraan dari Pulau Sumatera, bahkan pihak Korlantas Mabes Polri telah mengambil beberapa langkah antisipasi. “Tadi sudah kita lihat jalur arus kendaraan di Sumatera bisa lancar, yang menjadi antisipasi kita adanya lonjakan dan antisipasi adanya bencana untuk situasi luar biasa,” kata Aan.

Sementara itu, untuk kendaraan yang mengangkut berat., pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumsel sudah melakukan langkah hukum, bahwa kendaraan berat dilarang melintas sejak H-7. “Untuk pembatasan kendaraan alat berat sudah diatur pada H-7 di belakang sejak pukul 00.00 wib,” jelas Irjen Pol Toni Harmanto, Kapolda Sumsel. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *